Kelapa Gading > Kesehatan

5 Cara Deteksi Dini Kanker Payudara

Selasa, 03 Oktober 2017 16:00 WIB
Editor : Utami Sulistiowaty | Sumber : DBS

Deteksi Dini Kanker Payudara
Ilustrasi - Deteksi Dini Kanker Payudara
Foto : istimewa

Share this








Dengan deteksi dini, penangan kuratif dapat menjadi pilihan

KELAPA GADING – Bulan Oktober adalah bulan kewaspadaan kanker payudara (breast cancer awareness month). Kampanye kesadaran ini bertujuan meningkatkan perhatian dan dukungan terhadap kewaspadaan deteksi dini, pengobatan, dan perawatan penyakit tersebut. Berikut 3 cara deteksi dini kanker payudara.

·       Sadari (Periksa Payudara Sendiri)

Pemeriksaan payudara yang dilakukan sendiri dengan melihat dan memeriksa payudaranya sendiri setiap bulan. Waktu terbaik untuk melakukannya adalah seminggu setelah hari pertama menstruasi.

 

·       Ultrasonografi (USG)

Ultrasonografi merupakan salah satu alat pemeriksaan penunjang diagnosis yang menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi yang tidak terdengar oleh telinga manusia. Pemeriksaan lanjutan ini untuk membuktikan adanya massa kistik dan solid/padat yang mengarah pada keganasan atau pada wanita di bawah usia 40 tahun.

 

·       Pemeriksaan mammografi

Mammografi merupakan suatu pemeriksaan X-Ray khusus untuk menilai jaringan payudara seseorang. Mammografi merupakan pemeriksaan standar untuk mendeteksi kanker payudara secara dini. Pemeriksaan tersebut dianjurkan bagi wanita di atas 40 tahun, baik pada wanita bergejala dan yang tidak bergejala

 

·       Magnetic Resonance Imaging (MRI)

MRI merupakan salah satu alat kedokteran mutakhir yang digunakan saat pemeriksaan diagnostik radiologi. MRI dapat menghasilkan gambar potongan penampang tubuh/organ manusia serta menunjukkan perbedaan antara organ yang sangat jelas dengan resolusi yang tinggi serta lebih sensitif untuk menilai anatomi jaringan lunak dalam tubuh.

 

·       Biopsi Payudara

Biopsi payudara merupakan suatu tindakan sederhana yaitu mengambil sedikit jaringan payudara yang memiliki kelainan untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium patologi dengan tujuan menentukan ada tidaknya sel kanker pada payudara tersebut.