Rabu, 06 September 2017 15:17:00
Editor : Ichwan Hasanudin | Sumber : Azhari Setiawan
Puncak Mahameru di Gunung Semeru
Keindahan puncak Mahameru Gunung Semeru.
Foto : Azhari Setiawan
 

KEBAYORAN - Bagi pendaki, puncak Mahameru sangat wajib untuk ditaklukan. Selain keindahan alam yang disuguhkan, Gunung Semeru adalah gunung dengan puncak tertinggi di Pulau Jawa dan punya trek yang sangat menantang. 

Jika tidak berhati-hati dan persiapan fisik yang kuat, bisa saja gagal untuk sampai ke puncak gunung yang ada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur ini. Banyak trek yang tidak “bersahabat”. Untuk itu, selain hati-hati dan persiapan fisik, metal pun harus disiapkan. 

Jika penasaran, tidak ada salahnya mencoba. Namun, untuk bisa sampai ke puncak Mahameru, ada hal penting harus diperhatikan. Berikut penjelasan fotografer infonitas.com Azhari Setiawan saat menaklukan Mahameru.

Pertama, disiplin waktu. Hal ini sangat penting untuk bisa mencapai puncak, khususnya bagi pendaki luar kota. Perencanaan itinerary harus sudah jelas sejak awal keberangkatan sampai pulang kembali. Pendaki harus memegang komitmen menjaga disiplin waktu yang sudah direncanakan. 

Melihat kondisi gunung yang masih aktif, ada summit attack (jadwal pendakian) yang harus dipahami dan pegang oleh setiap pendaki. Waktu pendakian menuju puncak bisa dilakukan mulai jam 10 malam dan hanya diperbolehkan berada di puncak sampai jam 9 pagi. Maka dari itu para pendaki dituntut benar-benar disiplin terhadap waktu agar bisa sampai ke puncak Mahameru. 

Kedua, istirahat yang cukup. Gunung Semeru punya trek yang sangat melelahkan. Bagi pemula tentu ini dibutuhkan stamina yang baik. Istirahat yang cukup bisa sangat membantu. Istirahat bisa dilakukan sejak awal perjalanan menuju puncak gunung Semeru. Bisa pula di Camping Ground Ranu Kumbolo, Camping Ground Kalimati sebelum melaksanakan summit attack di malam hari. 

Kondisi prima dan cukup energi sangat dibutuhkan karena jalur menuju puncak Mahameru sangat terjal dengan material jalan berupa pasir serta kerikil. Kondisi jalur itu akan membuat langkah menjadi lebih berat dan mudah merosot. 

Ketiga adalah perbekalan dan peralatan. Untuk pendaki pemula, waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke puncak Mahameru sekitar 8 jam dari Camping Ground Kalimati. Oleh karena itu, peralatan dan perbekalan harus benar-benar disiapkan. 

Disarankan untuk membawa air, makanan, obat-obatan, vitamin, dan buah-buahan yang mengandung banyak air. Jangan remehkan hal ini, karena jalur menuju puncak tidak ada sumber air minum. 

Selain perbekalan, peralatan yang harus dipersiapkan seperti penutup kepala (kupluk), jaket gunung, sarung tangan, celana gunung, sepatu gunung, track pole untuk membantu jalan, dan gaiter untuk melindungi sepatu dari pasir dan kerikil. 

Ingat, peralatan yang lengkap sangat membantu untuk menaklukan puncak Mahameru ini. pasalnya, mengingat jalur yang sangat curam, material jalan pasir dan kerikil serta suhu udara puncak yang bisa mencapai -10° C.

Terakhir adalah mental. Persiapan mental tidak kalah penting dibanding lainnya. Mental pendaki akan diuji dengan trek “mematikan” dengan segala macam masalah saat pendakian. Tidak sedikit pendaki yang menyerah. Namun bagi yang kuat mentalnya, rasa lelah dan capek akan terbayar saat sampai di puncak Mahameru. 

Sarannya, jangan mudah menyerah dan terus melangkah sampai puncak. Ini bukan soal menaklukan puncak tertinggi di Pulau Jawa, tapi ini soal menaklukan diri kita sendiri. Selamat mencoba dan tetap jaga kebersihan.

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda