Kebayoran > Usaha

Tips Sukses Berkarier dan Bisnis

Jumat, 30 Juni 2017 10:10 WIB
Editor : Raymondo Arditya | Sumber : DBS

Ilustrasi usaha
Ilustrasi
Foto : istimewa

Share this








Sukses membutuhkan sejumlah proses. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pemimpin. Apa saja kira-kira?

JAKARTA – Tidak ada kesuksesan yang diraih secara instan. Semuanya dibutuhkan kerja keras. Namun, kerja keras saja tidak cukup. Anda membutuhkan inovasi, fokus dan jeli dalam melihat peluang. Hal tersebut yang juga Anda butuhkan untuk keluar dari zona nyaman.

Direktur Keuangan Alphabet Ruth Porat menuturkan, kalau dunia berubah begitu cepat kadang membuat apa yang sudah dijalankan tidak bisa diterapkan. Dalam pertemuan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Pendiri Alibaba Jack Ma menuturkan, sejumlah strategi untuk meraih kesuksesan terutama saat menjalankan perusahaan.

Jack Ma menyebutnya strategi 30/30/30. Pertama, mengambil perspektif 30 tahun atau lebih. Kedua, mengawasi 30 pegawai atau kurang mana yang gesit dan berpikir out of the box. Ketiga, melihat dunia dari pegawai yang berusia 30 tahun, sebab generasi ini akan membangun masa depan bisnis.

Melansir liputan6.com seperti kutipannya dari weforum.org, Kamis (15/6/2017), berikut beberapa tips untuk Anda yang ingin sukses berkarier dan bisnis:

1. Fokus pada visi jangka panjang

Menurut Jack Ma, pemimpin harus mengawasi perusahaan serta mempertahankan visi perusahaan untuk beberapa dekade. Kerangka waktu selama 30 tahun harus dilihat oleh pemimpin. Kemudian memahami bagaimana bisnis akan berkembang. Selain itu, perusahaan juga fokus pada transformasi model bisnis ke depan.

2. Melihat pesaing kecil

Kecenderungan alami saat menjalani usaha yaitu melihat pesaing terdekat Anda. Kemudian bisnis Anda berusaha untuk merebut pangsa pasar dan melahirkan sesuatu yang inovatif. Namun, sering kali inovator yang gesit juga mengejutkan pasar.

3. Berpikir seperti generasi milenial

Generasi milenial akan menjadi sosok yang membangun bisnis. Demikian Jack Ma menyatakan. Oleh karena itu, Anda juga perlu untuk menemukan cara baru untuk berpikir. Selain itu, asahlah kemampuan Anda dengan sejumlah karyawan yang termasuk pada generasi milenial.