Kebayoran > Usaha

Latih Gesture untuk Public Speaking

Senin, 19 Juni 2017 17:14 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter :

Gesture
Ilustrasi
Foto : istimewa

Share this








Body language yang tepat akan mendukung penyampaian informasi, sekaligus meninggalkan impact pada audiens.

JAKARTA - Seiring dengan kesuksesan Anda sebagai enterpreneur, Anda akan semakin sering berbicara di depan publik. Sebab itu, Anda harus sejak dini melatih gesture dan body language saat menyampaikan presentasi. Body language yang tepat akan mendukung penyampaian informasi, sekaligus meninggalkan impact pada audiens. Lalu, sejumlah gesture apa yang harus dilatih? Berikut tipsnya:

1. Buka lengan Anda

Untuk meningkatkan kepercayaan diri selama melakukan presentasi, Anda dapat membuka dada dan lengan sambil berdiri dengan postur yang tegak. Selain membangun kesan welcome, posisi ini akan membuat Anda untuk bernafas lebih baik dan sedikit demi sedikit Anda akan merasa lebih rileks. Hindari memasukkan tangan kedalam saku atau menyilangkan tangan di dada.

2. Senyum

Senyuman membuat audiens merasa nyaman. Tidak bisa dipungkiri bahwa senyum adalah senjata utama untuk mendapatkan hati seseorang.

3. Pandang mata audience Anda

Ketika Anda sedang menyampaikan informasi, maka sebarkan pandangan Anda ke audiens agar informasi sampai ke tujuan. Beberapa waktu lalu, seorang praktisi Jiujitsu memberi saran yang sangat bagus tentang berkomunikasi, terutama berdebat. Salah satu tips untuk mempengaruhi audiens adalah memandang titik di antara kedua mata lawan ketika sedang menyampaikan informasi. Sedangkan saat lawan kita berargumen, alihkan pandangan ke gerakan bibir mereka. Coba praktekkan, kemudian tebak kenapa harus demikian?

4. Tetap tenang, mulai dengan gesture yang kecil.

Dengan cara ini, audience akan melihat Anda sebagai orang yang percaya diri dan perlahan akan mulai percaya kepada informasi yang Anda sampaikan.

5. Jalan

Untuk membawa presentasi ke bagian yang lebih lanjut, gunakan space ruang yang tersedia dengan berjalan (kecuali jika anda berdiri di podium 1×1). Contohnya, anda memiliki 4 poin utama untuk presentasi. Saat anda selesai dengan poin pertama, gunakan langkah kecil saat anda mulai berbicara poin kedua. Langkah kecil anda akan mensinkronisasi presentasi anda secara signifikan. Lagipula, kebanyakan orang cenderung untuk berpartisipasi bila mereka merasa dekat.

6. Gunakan gesture yang bervariasi

Untuk menjaga perhatian audience, kadang kita perlu menggunakan gesture yang bervariasi. Misalnya gerakan besar untuk poin-poin klimaks. Maka, latih gesture dari kepala, tangan dan jari Anda.

7. Jawab bertanyaan dengan sedikit pause

Pada saat ada pertanyaan, cobalah untuk tidak langsung menjawab pertanyaan tersebut. Sedikit <“pause” akan memberikan bumbu drama dan membangun interest audiens Anda. Lalu, kemudian jawab dengan menatap langsung ke mata audiens.

8. Tunjuk diri sendiri ketika mengucap kalimat positif

Anda dapat membangun kesan selama presentasi. Caranya, gunakan gesture yang menunjuk diri sendiri secara halus ketika Anda menyebut kalimat positif seperti hebat, luar biasa, dan sukses. Sedangkan ketika mengutarakan kalimat negatif, lemparkan tangan Anda menunjuk keluar.