Rabu, 06 Juni 2018 16:07:00
Editor : Galih Pratama | Reporter : Rachli Anugrah Rizky
Ragam produk aftermarket bagi para bikers.
Ragam produk aftermarket bagi para bikers.
Foto : Rachli Anugrah Rizky
 

KEMANG - Industri kreatif otomotif roda dua di Indonesia terus mengalami perkembangan.  Ini ditandai dengan makin menjamurnya gerai yang menawarkan beragam kebutuhan para riders. Di Kemang, Jakarta Selatan misalnya, ada outlet khusus menawarkan produk dan aksesori aftermarket motor besar. Endorphin namanya.

Endorphin menjual produk dan aksesoris aftermarket motor besar seperti Harley Davidson, Royal Enfield, Ducati. Produk yang ditawarkan seperti spare-part, antaranya paking, seal, kampas res. Dari segi aksesori, para bikers bisa melihat beragam jenis velg, stang, dan jok. Ada pula kebutuhan untuk para bikers seperri baju, helm, sarung tangan.

Salah satu pemilik Endorphin, Ridho Majasa mengklaim, mseki barang yang ditawarkan aftermarket, soal kualitas produk tidak perlu khawatir. Pihaknya memperoleh produk tersebut dari Amerika Serikat dan Eropa. Produk motor pabrikan asal Italia seperti Vespa dan Jepang juga disediakan. "Di sini servis dan suplay, tapi servis tidak berat. Orang sudah tahu kualitas dari produk yang ditawarkan, karena dari merek itu sendiri," ujar Ridho.

Untuk mendapatkan produk yang diinginkan, biasanya dilakukan pemesanan terlebih dahulu. Waktu pemesanan biasanya antara dua minggu hingga satu bulan, tergantung dari kondisi pengiriman. Selain itu, Endorphin juga menawarkan jasa custom untuk jok, tangki bensin, knalpot, hingga velg. Waktu pengerjaannya bisa berlangsung dua sampai tiga minggu, atau bahkan biasanya sampai tiga bulan untuk pengecetan maupun pengerjaan yang berat.

Bagaimana dengan harganya? Bisnis yang dijalankan mulai dari tahun 2013 ini menawarkan produk aftersales ini mulai dari Rp 15 ribu hingga jutaan rupiah. Harga tersebut tergantung dari kondisi barang yang diinginkan.

Soal pasar, bisnis yang semula berlokasi di rumah ini terus berusaha untuk memperluasnya. Salah satu caranya adalah merangkul berbagai komunitas. "Komunitas dirangkul, tidak satu komunitas saja. Nanti semakin luas dan besar. Penjualan di media sosial dan e-commerce juga. Ke depan berharap bisa menjadi besar dan dikenal lagi," katanya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda