Jumat, 04 Mei 2018 14:17:00
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Rachli Anugrah Rizky
Memaksimalkan loteng sebagai kamar tidur
Ilustrasi.
Foto : istimewa
 

KEBAYORAN – Pada umumnya, loteng rumah dimanfaatkan sebagai ruang untuk menyimpan barang-barang yang sudah tidak terpakai. Namun ternyata loteng ini bisa juga difungsikan untuk ruang tidur atau bersantai.

Namun, sebelum memanfaatkan loteng sebagai ruang tidur atau bersantai, ada hal-hal tertentu yang harus dipenuhi untuk diaplikasikan. Simak berikut ini seperti dikutip dari Kompas.com.

Tinggi atap
Ketinggian atap harus menjadi pertimbangan utama. Dengan ketinggian misalnya 2,4 meter, yaitu dihitung dari titik atas plafon hingga titik bawah rangka atap, sebenarnya sudah cukup. Jika pengguna ruangnya untuk anak-anak, ketinggian 2 meter sudah bisa dimanfaatkan untuk membuat ruangan baru.

Minimalisasi panas
Beruntung bila rumah menghadap ke arah utara-selatan, Anda bisa menjebol dinding untuk diubah menjadi jendela kaca yang dapat dibuka tutup. Jendela tersebut berfungsi memasukkan cahaya dan membuat sirkulasi udara di bawah atap berjalan lancar.

Selanjutnya, pasanganlah insulasi tambahan pada genteng. Untuk insulasi panas Anda bisa memasang aluminium foil, glasswool, atau polyurethane tepat di bawah lapisan reng dan genteng. Untuk gentengnya pun dapat dipilih yang dapat mereduksi panas.

Kuat menahan beban
Selain ketinggian, konstruksi bangunan dan dinding atap merupakan hal yang perlu diperhatikan. Harus diperhitungkan barang atau perabot apa saja dan daya beratnya untuk masuk ke ruangan ini.

Ada baiknya, gunakan material ringan. Gunakanlah kayu sebagai menjadi material lantai karena bobotnya cukup ringan dibanding material lainnya. Namun, sebelum dilakukan pemasangan, sebaiknya sudah diberi anti-rayap dan di-coating.

Tangga akses
Peletakan tangga sebagai akses ke ruang di bawah atap  menjadi poin penting. Akses yang baik harus aman serta nyaman.

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda