Kebayoran > Properti

Inspirasi Budaya Jawa di Synthesis Residence Kemang

Kamis, 08 Februari 2018 13:24 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Ichwan Hasanudin

Synthesis Residence Kemang
Maket proyek apartemen Synthesis Residence Kemang.
Foto : Ichwan

Share this








Terinspirasi budaya Jawa, Synthesis Residence Kemang mempresentasikan dalam arsitektur dengan ornamen dan nama di bangunan apartemen.

KEMANG – Tidak banyak pengembang yang mengusung budaya Indonesia dalam proyek propertinya. Konsep modern dan internasional sangat mendominasi di apartemen yang ada di Jakarta. Namun berbeda dengan Synthesis Residence Kemang. Proyek besutan Synthesis Development ini justru mengusung unsur budaya Jawa dalam arsitektur bangunannya.

General Manager Synthesis Residence Kemang Imron Rosyadi menjelaskan Synthesis Development memiliki komitmen yang besar untuk menghadirkan hunian yang kental dengan unsur heritage Indonesia.

Filosofi Jawa pun diangkat menjadi tema besar dalam proyek apartemen yang berada di wilayah Kemang ini. Arsitektur dengan ornamen Batik Kawung, Rumah Joglo, dan patung bertema Bancak Doyok menjadi ornamen bangunan yang akan melekat di Synthesis Residence Kemang.

Bahkan nama tiga tower yang akan dibangun pun menggunakan nama tokoh pewayangan Jawa. Sebut saja Nakula, Sadewa dan Arjuna. Di depan Rumah Joglo itu, untuk melengkapi nuansa etnik, dibuatlah patung Bancak Doyok karya pematung Wahyu Santosa.

“Kami memberikan sentuhan Batik Kawung pada sisi interior dan eskterior apartemen. Nuansa Rumah Joglo bisa akan menjadi tampilan pada bagian lobby di dua menara kembar, Nakula Sadewa,” kata Imron di acara Synthesis Development Berbagi Kasih Bersama Wisma Kasih Bunda, Rabu (7/2/2018).

Synthesis Residence Kemang merupakan proyek apartemen strata title yang dibangun di atas lahan seluas 2 hektare dengan total hunian 1.188 unit ini. Ruang terbuka hijau seluas 60 persen dari total lahan sebagai Taman Tirta Astana memberikan suasana yang asri dan nyaman bagi penghuninya.