Kebayoran > Properti

Generasi Milenial Geser Definisi Investor Properti

Rabu, 16 Mei 2018 14:15 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Ichwan Hasanudin

Properti milenial
Ilustrasi.
Foto : istimewa

Share this








Kaum milenial menggolongkan diri sebagai investor bukan lagi first home buyer, meskipun baru pertama kali membeli properti.

KEBAYORAN – Hasil survei Sentiment Survey H1 2018 oleh Rumah123.com menunjukkan ada pergeseran definisi dari kalangan milenial terhadap definisi investor. Meski baru membeli properti untuk kali pertama, milenial sudah menggolongkan dirinya sebagai investor, bukan lagi first home buyer.

“Responden milenial sudah cukup sadar bahwa properti memiliki return yang bagus. Jadi, meski bukan hunian idamannya, saat mampu membeli sebuah properti, maka mereka akan berpikir itu sebagai bentuk investasi,” kata Country General Manager Rumah123, Ignatius Untung di acara pemaparan Sentiment Survey H-I 2018 berdasarkan rilis yang diterima Infonitas.com, Selasa (15/5/2018).

Pada kesempatan itu, Untung juga memaparkan sejumlah data terkait investor di mata kalangan milenial. Hasil data menunjukkan bahwa 60,32 persen milenial di rentang usia 22-28 tahun mencari hunian sebagai bentuk investasinya.

Sementara 39, 68 persen lainnya belum berencana sedikitpun. Meningkat cukup banyak, setidaknya ada 75 persen milenial di rentang usia 29-35 yang mulai mencari hunian investasi.

Menurut Untung, pola pikir pragmatis juga cukup mewarnai keputusan pembelian properti dengan menggunakan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Hal ini cenderung terjadi pada masyarakat di golongan penghasilan di bawah Rp 10 juta yang rela membayar cicilan dengan bunga lebih tinggi selama proses pengajuannya tidak terlalu sulit.