Kebayoran > Profil

Riyo Hananto, Bertahan karena Ilmu

Kamis, 07 Desember 2017 16:13 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Rachli Anugrah Rizky

Riyo Hananto
Riyo Hananto, General Manager NEO+ Kebayoran, Jakarta Selatan.
Foto : Azhari Setiawan

Share this








Rasa jenuh pasti ada. Namun yang membuat Riyo Hananto bertahan karena ilmu dan pengalaman yang didapat di dunia hospitality.

KEBAYORAN - Menekuni bidang hospitality, tepatnya perhotelan memang sudah menjadi pilihan Riyo Hananto. Di perhotelan, Riyo bisa berkomunikasi dengan berbagai macam karakter, dapat mempelajari startegi dan manajemen hospitality. 

Sudah 24 tahun berkiprah di bidang ini. Selama itu pula, dia berpindah dari satu hotel ke hotel. Posisinya pun beragam, hingga akhirnya jebolah Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta ini dipercaya sebagai General Manager NEO+ Kebayoran, Jakarta Selatan.

"Rasa jenuh pasti ada, dan membuat bertahan karena ilmu yang didapat sedari awal. Mulai dari pendidikan hingga pengalaman," ceritanya kepada Info Kebayoran. 

Sebagai GM, pria kelahiran Jakarta, 46 tahun ini merasa senang dan tertantang menjalaninya. Terlebih, dirinya harus mampu membuat operasional hotel berjalan dengan baik.

Upaya yang dilakukan seperti seperti melakukan action plan, mapping area, memberikan kualitas dan kuantitas, pelayanan, membentuk sumber daya yang baik, dan masih banyak lagi.

Pemilik hobi berolahraga ini pun menyadari dalam menjalankan tidak bisa dilakukannya sendiri. Maka, kepada rekan kerja dirinya selalu memberi semangat dan motivasi, serta membangun rasa kekeluargaan. Ditambah, saat briefing, ia selalu menerangkan mengenai budgeting plan serta analisis.

"Untuk memberi kemajuan serta pertanggung jawaban dan membangun kepercayaan kepada perusahaan. Ya tidak menonjolkan sifat bossy ke rekan kerja," katanya.

Ke depannya, pria yang sempat mengikuti pendidikan Training Budget Hotel, GM Training, FBM Training, dan Sales & Marketing Training ini ingin menjadi enterpreneur, ataupun ingin berbagi ilmu seperti menjadi konsultan.

"Ingin buka cafe juga, dengan manajemen hotel. Tapi namun, sampai saat ini masih di perhotelan," ujarnya.