Kebayoran > Pendidikan

UMN Beri Solusi Atasi Gap SDM Data Scientist

Jumat, 13 Juli 2018 18:26 WIB
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Ichwan Hasanudin

Wakil Rektor Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Andrey Andoko saat hadir dalam acara Halal Bi Halal UMN, Jumat (13/7)
Wakil Rektor Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Andrey Andoko saat hadir dalam acara Halal Bi Halal UMN, Jumat (13/7)
Foto : Ichwan

Share this








Universitas Multimedia Nusantara (UMN) memberi solusi adanya gap antara kebutuhan dan ketersediaan SDM data scientist.

PONDOK INDAH - Seiring semakin pentingnya peranan data dalam berbagai aspek, kebutuhan SDM yang andal untuk menganalisis data semakin meningkat. Namun sayangnya, kebutuhan itu tidak diimbangi dengan ketersediaan SDM.

Wakil Rektor Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Andrey Andoko menilai adanya gap tersebut karena tidak seimbangnya antara kebutuhan dan ketersediaan SDM data scientist.

"Banyak perusahaan mencari ahli yang dapat mengolah data karena kebutuhannya besar, sementara institusi-institusi pendidikan yang menghasilkan tenaga ini masih langka, sehingga ada gap antara kebutuhan dan ketersediaan SDM," katanya.

Melihat adanya gap itu, UMN melakukan beberapa terobosan. Salah satunya, dengan membuka peminatan big data analytics di program studi Sistem Infomasi.

"Diharapkan lulusannya dapat terjun sebagai data scientist dan bisa memenuhi kebutuhan perusahaan," tambah Andrey.

Sementara itu, Pengajar Program Studi Sistem Informasi UMN Wira Munggana menerangkan, untuk mendukung itu semua, UMN merancang kurikulum agar lulusannya memiliki kompetensi di bidang analisis big data.

"Kurikulum dirancang komprehensif mulai dari penyiapan dan pembersihan data, pembangunan data warehouse, sampai analisis dan visualisasi daya untuk menjawab tantangan bisnis," ucap Wira.

Untuk menunjang itu semua, UMN menyediakan lab big data untuk menguji modul-modul lab mata kuliah terkait analisis data, riset mahasiswa, dan dosen dalam bidang analisis data.