Kebayoran > Laporan Utama

YLKI Siap Buka Posko Pengaduan Travel Umroh Nakal

Jumat, 19 Mei 2017 17:16 WIB
Editor : Waritsa Asri | Reporter : M Nashrudin Albaany

Ilustrasi Jamaah Haji (Ist)
Ilustrasi Jamaah Haji (Ist)
Foto : istimewa

Share this








YLKI siap membuka posko pengaduan masyarakat untuk travel umroh nakal, dengan sistem online untuk memudahkan korban daerah ikut melaporkan.

PANCORAN - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) berencana akan membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang merasa tertipu dengan promosi besar-besaran yang dilakukan oleh jasa travel umroh nakal, hingga batal diberangkatkan.

"Silakan bagi jamaah yang menjadi korban travel umrah nakal, agar melapor ke kami. Aduan bisa dikirim via pusat informasi dan pengaduan di website YLKI yaitu pelayanan, ylki.or.id," kata Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi saat menggelar konferensi pers di kantornya, Pancoran, Jumat (19/5/2017).

Tulus berharap, dengan adanya pengaduan sistem online ini, nantinya para jamaah korban travel umroh nakal yang berada di daerah, tidak perlu repot-repot datang jauh datang ke kantor YLKI di Jakarta.

Baca : 276 Lokasi Rawan PMKS Bakal Dijaga Ketat Selama Ramadan

"Jadi mereka hanya tinggal melengkapi data dan kronologi kasus yang dialaminya. Nanti kami akan tindaklanjuti aduan tersebut," jelasnya.

Kedepan, kata dia, YLKI bersama jamaah umrah yang dirugikan akan melaporkan travel umrah nakal ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) karena diduga melakukan praktik pencucian uang.

"Pengelolaan uangnya sangat tidak transparan, jamaah tidak mengetahui uang yang sudah masuk bertahun-tahun digunakan untuk apa. Selain itu, mereka juga tidak mengetahui apakah dana tersebut diputar dengan berbasis syariah atau tidak," imbuhnya.

Kendati demikian, YLKI menilai bahwa seharusnya tanpa adanya laporan masyarakat sekalipun, pihak kepolisian secara pro aktif harus melakukan pengusutan praktik umrah nakal secara serius, guna menghindari korban yang makin masif.