Kebayoran > Laporan Utama

Warga Sekitar RPTRA Mawar Tidak Setuju Program Anies - Sandi

Senin, 17 Juli 2017 19:51 WIB
Editor : Muhammad Saiful Hadi | Reporter : Rilangga Firsttian

RPTRA Mawar, Lebak Bulus.
RPTRA Mawar, Lebak Bulus.
Foto : Rilangga Firsttian

Share this








Kebijakan Anies - Sandi yang akan menjadikan RPTRA sebagai tempat nikah masal ditentang warga sekitar RPTRA Mawar Lebak Bulus, Cilandak.

LEBAK BULUS - Salah satu program Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Anies Baswedan serta Sandiaga Uno (Anies - Sandi) rupanya dinilai kurang baik.

Program tersebut adalah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang ingin dijadikan sebagai tempat untuk nikah masal.

Menurut Manda, program yang diusung oleh Gubernur baru tersebut dinilai kurang cocok jika dilakukan di RPTRA manapun, karena pada dasarnya tempat ini ditujukan untuk sarana anak.

"Dari namanya saja sudah jelas, tempat ini untuk anak - anak, kenapa harus dijadikan tempat untuk nikah masal," ucap Manda sekretaris RPTRA Mawar, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, ketika berjumpa dengan infonitas.com, Senin (17/7/2017).

Program tersebut, lanjut Manda, bisa jadi memberi efek yang negatif kepada anak, seperti semakin merebaknya nikah usia dini.

"Takutnya malah jadi banyak pernikahan usia dini. Pokonya itu tidak baik dilaksanakan disini menurut saya, dari namanya saja sudah jelas tempat ini untuk anak," lanjutnya.

Ia juga mengatakan jika dari dalam hatinya sangat tidak menyetujui gagasan yang masih baru menjadi wacana itu, namun jika memang itu mendapat kata sepakat maka dirinya pun hanya bisa mengikuti dan menjalankan tugas saja.

"Dari lubuk hati saya sih tidak setuju, tapi mereka kan pemimpinnya, jadi saya ikut saja, namun alangkah lebih baik jika program tersebut dibatalkan," tutupnya.