Rabu, 09 Mei 2018 10:50:00
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Ichwan Hasanudin
Soal Eksekusi Rumah Dinas KPAD Tanah Kusir, Ini Kata Kapendam Jaya
Sejumlah anggota TNI melakukan upaya pengosongan rumah dinas KPAD Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Foto : istimewa
 

KEBAYORAN – Sekitar 200 warga Rumah Dinas KPAD Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan melakukan aksi unjuk rasa menolak pengosongan rumah mereka. Menanggapi hal tersebut, Kapendam Jaya/Jayakarta Kolonel Inf. Kristomei Sianturi angkat suara saat dihubungi Infonitas.com.

Kristomei menjelaskan upaya pengosongan tersebut sudah melalui serangkaian tahapan mulai dari sosialisasi sampai pemberian Surat Pringatan (SP) 1, SP 2, dan SP 3. “Kita bantu pemindahannya dengan memfasilitasi pengangkatan barang-barang. Bahkan kita sediakan kos untuk mereka yang belum memiliki rumah tinggal,” ucapnya.

Pihaknya melakukan pengosongan terhadap 10 rumah dinas milik Kodam Jaya/Jayakarta di KPAD Tanah Kusir, Kebayoran Lama. Pengosongan itu sudah sesuai dengan Permenhan No. 30 Tahun 2009 tertanggal 31 Desember tentang Tata Cara Pembinaan Rumah Negara di lingkungan Departemen Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia.

Menurutnya, pengosongan ini bertujuan menyelamatkan inventaris negara yang dipercayakan kepada TNI AD Cq Kodam Jaya berupa tanah dan bangunan, agar tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak berhak tinggal di rumah dinas tersebut.

“Yang berhak tinggal di sana adalah TNI atau PNS aktif, purnawirawan dan kita kasih toleransi sampai janda Warakawuri. Kondisi yang sekarang terjadi, di rumah dinas yang akan dikosongkan itu sudah ditempati anak cucu, bahkan ada yang sudah berpindah tangan ke pihak ketiga, bukan keluarga besar TNI AD, Kodam Jaya lagi,” terang Kristomei.

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda