Kebayoran > Laporan Utama

HUT Ke-72 RI

Penjual Bendera di Tanah Abang Dapat Izin Berjualan di Trotoar

Rabu, 02 Agustus 2017 15:12 WIB
Editor : Waritsa Asri | Reporter : Rilangga Firsttian

Ilustrasi Penjualan Bendera di Trotoar Tanah Abang
Ilustrasi Penjualan Bendera di Trotoar Tanah Abang
Foto : Rilangga Firsttian

Share this








Seorang penjual bendera di Tanah Abang, Agung (32) mengaku mendapat izin berjualan di trotoar, dengan syarat tidak mengganggu pengendara dan pejalan kaki.

TANAH ABANG - Program baru kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang baru dimulai pada awal bulan ini yaitu Bulan Tertib Trotoar rupanya tidak berlaku untuk para pedagang bendera yang marak ditemui pada bulan Agustus ini.

Seorang penjual bendera, Agung (32) mengungkapkan dirinya diperbolehkan berjualan dengan syarat yang ditentukan oleh petugas dari Kecamatan Tanah Abang.

"Boleh saya jualan di sini (trotoar), tapi dagangan saya nggak boleh mengganggu pengendara sama pejalan kaki, jadi bendera benderanya yang panjang saya harus pasang dengan bambu dan rapih," ucap Agung saat berbincang dengan infonitas.com di kawasan Karet Pasar Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (2/8/2017).

Agung juga mengatakan dirinya tidak dipungut biaya oleh petugas, namun dirinya harus membayar uang keamanan kepada warga yang ada disekitar sekita Rp 5.000 perhari.

"Cuma ada pungutan dari warga aja, semacem uang keamanan sama kebersihan," lanjutnya.

Agung sendiri mengatakan sudah berjualan bendera sejak Minggu (30/7/2017) lalu. Rencananya, ia akan membuka lapak hingga Kamis (17/8/2017) mendatang.

"Paling saya buka sampai Agustus-an nanti, tapi tergantung barang juga, kalau habis cepet kemungkinan tutup juga cepet. Alhamdulillah, perhari ada aja yang beli," tutupnya.