Kebayoran > Laporan Utama

Pemulung Aji Mumpung, Ikut Jual Jasa Tukar Uang

Selasa, 20 Juni 2017 16:24 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Rilangga Firsttian

 Ilustrasi Uang rupiah pecahan kecil
Ilustrasi Uang rupiah pecahan kecil
Foto : istimewa

Share this








Tidak menyia-nyiakan momentum, itulah yang dilakukan Benediktus, pemulung yang juga gencar menjual jasa tukar uang kertas baru.

LEBAK BULUS – Tradisi membagikan uang kertas baru saat momentum Lebaran memang sudah ada sejak lama di Indonesia, termasuk di Ibu Kota Jakarta. Sekarang, tak sedikit terdapat “bank” dadakan dengan menyediakan uang baru, tetapi dengan harga jual seperti menukarkan mata uang asing ke rupiah.

Usaha penukaran uang baru ini juga telah sampai ke tangan seorang pria yang sehari-hari mengais rezeki sebagai pemulung. Biasa memunguti dan menjual barang bekas, mendadak sesaat akan Lebaran, ia menjadi penjual uang kertas baru.

Benediktus namanya. Masih muda, dan biasa keliling mencari barang bekas, Benediktus kali ini terlihat mangkal di suatu tempat, kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Meski tak menggelar lapak, Benediktus punya cara menunjukkan ia adalah penjual uang kertas baru.

“Banyak yang mau nukar uang. Kan, biasanya kalau Lebaran, lumayan buat tambahan nanti,” kata Benediktus saat ditemui Infonitas.com di Karang Tengah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (20/6/2017).

Ia mengaku merupakan salah satu pelopor penjual uang kertas baru di daerah tersebut. Sebab, kata dia, selama ini tak ada penjual uang kertas baru, kecuali dia sendiri. Memilih di pinggir jalan, ia tetap yakin ada pembeli uang kertas baru datang.

“Keuntungan sepuluh persen dari per Rp 100 ribu. Kalau modal, ada bosnya di dekat rumah. Jadi, keuntungan saya lima persen, dia (bos) lima persen,” katanya.