Kebayoran > Laporan Utama

Nurysam Daoed: Jadikan Jakarta Selatan Bernuansa Budaya Betawi

Jumat, 13 Oktober 2017 16:49 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Sumber : DBS

Program sosialisasi Peraturan Gubernur Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Ikon Budaya Betawi
Program sosialisasi Peraturan Gubernur Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Ikon Budaya Betawi. (Foto: Dok. Pemkot Jaksel)
Foto : istimewa

Share this








Dengan mengajak semua pelaku industri pariwisata menerapkan ikon budaya Betawi, diharapkan menciptakan nuansa Betawi di Jakarta Selatan.

KEBAYORAN – Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Sudin Parbud) Jakarta Selatan mengimbau agar para pelaku industri pariwisata di Jakarta Selatan mempromosikan Budaya Betawi. Hal itu disampaikan Kasudin Parbud Jakarta Selatan Nurysam Daoed untuk mengingatkan bahwa ada 8 Ikon Budaya Betawi yang menjadi identitas Kota Jakarta. 

Ikon budaya Betawi itu tertera dalam Peraturan Gubernur Nomor 11 Tahun 2017. Kedelapan ikon itu adalah Ondel-Ondel, Kembang Kelapa, Ornamen Gigi Balang, Baju Sadariah, Kebaya Kerancang, Batik Betawi, Kerak Telor, serta Bir Pletok. 

Imbauan yang disampaikan Nurysam ini mempunya tujuan untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap Budaya Betawi. “Fungsinya adalah untuk menumbuhkembangkan Budaya Betawi sebagai budaya asli DKI  Jakarta, dan meningkatnya rasa memiliki kebanggaan terhadap Budaya Betawi," katanya.

Nurysam berharap semua pelaku industri pariwisata di Jakarta Selatan dapat memakai ikon Budaya Betawi di tempatnya masing-masing. “Kita Jadikan Kota Jakarta, khususnya Jakarta Selatan bernuansa Budaya Betawi dimulai dari sekarang sampai seterusnya,” pintanya seperti dikutip dari laman selatan.jakarta.go.id.

Permintaan itu disampaikan Nurysam Daoed dalam program sosialisasi Peraturan Gubernur Nomor 11 Tahun 2017 tentang Ikon Budaya Betawi di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Jakarta Selatan Blok B-C lantai.2, Kamis 12 Oktober 2017. 

Selain Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Administrasi Jakarta Selatan Nursyam Daoed, kegiatan ini juga di dihadiri oleh Kepala Bagian Perekonomian Kota Administrasi Jakarta Selatan Susi Suzana, Kepala Bidang Nilai Sejarah dan Budaya, Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) DKI Jakarta Supriyatin, para camat dan instansi terkait, serta 150 orang dari pelaku usaha industri pariwisata yang ada di wilayah Jakarta Selatan.