Kebayoran > Laporan Utama

Masuk Tahap Konstruksi Tol Desari, Dishub Jakarta Buat Rekayasa Lalin

Sabtu, 31 Maret 2018 12:49 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Ichwan Hasanudin

Proyek pembangunan Jalan Tol Desari
Proyek pembangunan Jalan Tol Desari. (foto: Poskota News)
Foto : istimewa

Share this








Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) terkait pembangunan Tol Desari yang masuk tahap konstruksi.

CILANDAK - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mulai melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) di sekitaran proyek Simpang Susun Tol Depok Antasari (Desari) yang berlaku sejak Jumat, 31 Maret hingga 25 April 2018. Pemberlakuan rekayasa itu terkait masuknya tahap konstruksi proyek pembangunan Tol Desari. 
 
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah saat dihubungin Infonitas.com membenarkan upaya rekayasa lalin tersebut. "Betul ada reakayasa karena masuk tahap konstruksi di proyek itu," katanya, Kamis (29/3/2018). 
 
Andri menyatakan rekayasa lalin ini akan dilakukan di tiga lokasi. Pertama, bagi kendaraan yang datang dari arah Kampung Rambutan dan ingin kembali menuju Kampung Rambutan, akan dialihkan ke persimpangan Jalan Fatmawati. 
 
Kemudian, kendaraan dari arah Jalan Antasari yang ingin menuju Lebak Bulus akan dialihkan berputar arah ke Jalan Cilandak-TB Simatupang-Ampera. Sedangkan untuk kendaraan dari arah Lebak Bulus menuju Lebak Bulus akan diarahkan ke Jalan Cilandak-TB Simatupang-Ampera.
 
Selanjutnya, jelas Andri, rekayasa tahap kedua akan diberlakukan kembali mulai tanggal 15 April 2018. Rekayasa itu yaitu kendaraan dari arah Antasari menuju Lebak Bulus nantinya akan menggunakan Jalan Artieri Depok lewat kolong JORR. Sementara kendaraan dari arah Lebak Bulus ke Kampung Rambutan akan menggunakan jembatan baru di sisi utara. 
 
Untuk kendaraan dari arah Lebak Bulus menuju Lebak Bulus dapat putar balik di kolong JORR. Kemudian, lalu lintas dari arah Kampung Rambutan menuju Kampung Rambutan akan diarahkan putar balik di Jalan Fatmawati-TB Simatupang. 
 
"Kami mengimbau agar menghindari ruas tersebut dan pengendara bisa mematuhi petunjuk petugas di lapangan," terang Andri Yansyah.