Kebayoran > Laporan Utama

Pasca Vonis Ahok

Ki Gendeng Sengaja Tebar Kebencian Terhadap Etnis Tionghoa

Rabu, 10 Mei 2017 17:46 WIB
Editor : Waritsa Asri | Reporter : M Nashrudin Albaany

Bukti yang diambil dari kediaman Ki Gendeng
Bukti yang diambil dari kediaman Ki Gendeng
Foto : M Nashrudin Albaany

Share this








Polda Metro Jaya meyakini Ki Gendeng sengaja menyebar kebencian terhadap etnis Tionghoa, terutama lewat media sosial yang dibungkus dalam video

SEMANGGI  - Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wahyu Hadiningrat mengatakan bahwa paranormal Ki Gendeng Pamungkas ternyata selama ini dengan sengaja telah menebarkan kebencian terhadap etnis Tionghoa melalui media sosial atas inisiatif sendiri.

"Dia rutin menyebarkan kebencian anti Tionghoa melalui media sosial. Ada video durasi 54 detik disebarluaskan melalui jejaring sosial, seperti Youtube, Twitter, dan Facebook. Yang bersangkutan sendiri yang menyebarkannya," katanya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/5/2017).

Wahyu menuturkan, ‎Ki Gendeng pun kerap menularkan kebenciannya ini kepada pengikutnya maupun tetangga sekitarnya,"‎Bahkan di lingkungan sekitar sudah pakai kaos bernada rasis yang menunjukkan kebencian terhadap etnis Tionghoa," jelasnya.

Menurut dia, Ki Gendeng sudah lama memendam kebencian terhadap etnis Tionghoa. Namun, pihaknya hingga kini masih menyelidiki motif yang bersangkutan melakukan hal tersebut, "Untuk alasannya masih kami dalami," imbuhnya.

Dalam penangkapan ini, polisi menyita sejumlah barang bukti seperti kaos, jaket dan stiker bernada rasis. Bahkan beberapa kaos dan stiker tersebut sudah disebar dan dibagikan kepada orang yang bertemu dengannya.

Baca : Aksi Dukung Ahok di Mako Brimob Tidak Miliki Izin

Selain itu, polisi juga menyita sejumlah senapan, senjata angin dan tiga pisau lipat dan sebilah sangkur di rumah paranormal tersebut,"Kami menyita juga dua buah airsoft gun, pistol, dan sejumlah peluru," lanjutnya.

"Kami masih selidiki, untuk apa senjata ini dipakai pelaku. Semua barang bukti yang berkaitan dengan dugaan tindak pidananya sudah kami sita," tuntasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Ki Gendeng ditangkap di rumahnya di Jalan Tanah Merdeka, Perumahan Bogor Baru Blok D IV No. 45 RT 07 RW 01 Kelurahan Tegal Lega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor pada Selasa (9/5/2017) malam. Saat ini Ki Gendeng masih diperiksa di Mapolda Metro Jaya.

Ki Gendeng dijerat dengan Pasal 4 huruf b Jo Pasal 16 UU RI Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan/atau Pasal 156 KUHP.