Kebayoran > Laporan Utama

Ini Pengakuan Terdakwa Hukuman Mati Kasus Penyelundupan 1 Ton Sabu

Kamis, 15 Maret 2018 16:57 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Wildan Kusuma

Chen Wei Cyuan, satu dari delapan terdakwa penyeludupan sabu seberat 1 ton
Chen Wei Cyuan, satu dari delapan terdakwa penyeludupan sabu seberat 1 ton.
Foto : Wildan Kusuma

Share this








Salah satu terdakwa penyeludupan sabu seberat 1 ton mengaku tak menyesal dan pasrah dengan tuntutan hukuman mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

CILANDAK – Chen Wei Cyuan, satu dari delapan terdakwa penyeludupan sabu seberat 1 ton mengaku tidak menyesal dan pasrah atas tuntutan hukuman mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Apa yang terjadi ya terjadi lah, saya pasrah, jika hukuman mati, ya mau diapakan lagi,” ucapnya didamping penterjemah bahasa Mandarin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (14/3/2018) kemarin.

Warga negara Taiwan itu melanjutkan, pihak keluarga sudah mengetahui perihal kasus yang menjeratnya di Jakarta melalui media massa.

Dia pun tak mau menjawab saat ditanya apakah pihak keluarga akan mengajukan upaya hukum. Chen mengaku jika baru kali ini dirinya terjerat permasalahan hukum. Meski begitu, Chen mengaku tak menyesal.

“Tidak ada rasa penyesalan, jangan tanya lagi!” katanya dengan nada tinggi.

Diberitakan, Chen Wei Cyuan bersama tujuh warga Taiwan lainnya yaitu Liao Guan Yu, Hsu Yung Li, Juan Jin Sheng, Sun Kuo Tai, Sun Ching Feng, Kuo Chun Yuan, dan Tsai Chih Hung ditangkap karena berusaha menyeludupkan sabu seberat 1 ton ke Pantai  Anyer, Banten. Atas perbuatannya itu, mereka dituntut hukuman mati