Kebayoran > Laporan Utama

Ini Kategori Kendaraan yang Bebas Melenggang di Ganjil Genap

Selasa, 03 Juli 2018 16:00 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Ichwan Hasanudin

Sistem ganjil genap saat Asian Games 2018
Kategori kendaraan yang tidak berlaku sistem ganjil genap. (foto: Twitter)
Foto : istimewa

Share this








Uji coba perluasan kawasan pembatasan lalu lintas ganjil genap ternyata tidak berlaku untuk beberapa kategori kendaraan roda empat.

KEBAYORAN - Pemprov DKI Jakarta bersama Ditlantas Polda Metro Jaya dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) melakukan uji coba perluasan kawasan pembatasan lalu lintas ganjil genap dalam rangka menyukseskan penyelenggaraan Asian Games 2018 sejak hari ini, Senin (2/7/2018) lalu.

Uji coba perluasan kawasan pembatasan lalu lintas ganjil genap ternyata tidak berlaku untuk beberapa kategori kendaraan roda empat. Ada beberapa jenis kendaraan yang tidak terkena aturan ganjil genap.

Melalui akun media sosial Twitter TMC Polda Metro Jaya, kategori kendaraan roda empat itu di antaranya:

1.    Kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara seperti Presiden/Wakil Presiden, Ketua MPR/DPR/DPD, dan Ketua MA/MK/KY.
2.    Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara.
3.    Kendaraan dinas operasional berplat dinas, kendaraan altel, dan official yang yang bertamda khusus (sticker) Asian Games.
4.    Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang bertugas.
5.    Kendaraan ambulans yang mengangkut orang sakit.
6.    Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas.
7.    Mobil angkutan umum (plat kuning).
8.    Kendaraan angkutan barang bahan bakar minyak dan bahan bakar gas.
9.    Sepeda motor.
10.    Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Polri, seperti kendaraan pengangkut uang (Bank Indonesia, antar bank, pengisian ATM) dengan pengawasan dari Polri.

Selama perluasan, aturan ini berlaku dari Senin-Minggu mulai pukul 06.00-21.00 WIB. Berikut daftar jalan yang memberlakukan sistem ganjil-genap:

1.    Ruas Jalan S. Parman - Jalan Gatot Subroto - Jalan MT Haryono - DI Panjaitan - Jalan Ahmad Yani - hingga Simpang Coca Cola atau Perintis Kemerdekaan Cempaka Putih.
2.    Jalan Arteri Pondok Indah atau di ruas jalan simpang Kartini sampai dengan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
3.    Sepanjang ruas Jalan Rasuna Said Jakarta Selatan.
4.    Ruas Jalan Bunyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat.