Kebayoran > Laporan Utama

Ini Fakta Pencurian Ampli oleh Pria yang Dibakar Massa di Bekasi

Rabu, 09 Agustus 2017 18:37 WIB
Editor : Waritsa Asri | Sumber : Dbs

Ilustrasi orang dipukuli
Ilustrasi orang dipukuli
Foto : istimewa

Share this








Aparat mengungkapkan fakta pencurian ampli oleh pria yang dibakar massa di Bekasi. Hasilnya, ada bukti yang menguatkan bahwa pria tersebut pelaku pencurian

SEMANGGI – Aparat menyimpulkan MA (25) sebagai terduga kuat pelaku pencurian amplifier di Musala Al-Hidayah, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Kapolrestro Bekasi, Kombes Asep Adi Saputra mengungkapkan hal ini didasari fakta-fakta bukti serta keterangan para saksi.

"Kami pun sebagai penyidik ingin pastikan apakah ampli itu benar milik musala. Faktanya adalah ampli tersebut diakui milik musala itu pertama, di amplifier itu, mohon maaf, ada bekas kotoran burung," ungkap Kombes Asep di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (9/8/2017).

Menurutnya, kotoran burung itu menjadi ciri khas amplifier yang ditemukan di tas ransel MA adalah milik musala. Lantaran, atap musala tidak sempurna, sehingga memungkinkan burung menjatuhkan kotoran ke amplifier.

Fakta kedua, Marbot musala, Rojali menguatkan bahwa barang tersebut milik musala lewat bukti pembelian amplifier. Polisi pun cek kode pembelian sesuai dengan barang. Rojali memang tidak mengetahui persis ketika MA melakukan dugaan pencurian itu.

Tapi, ia telah mencurigai MA sebab sebelumnya MA sempat salat Ashar di musala. Setelah mengetahui amplifier di musala hilang, Rojali kemudian mengejar MA yang saat itu menggunakan motor. Rojali kemudian menemukan MA di Pasar Muara, yang berjarak sekitar 3-4 Km.

Terkait aksi pengeroyokan terhadap MA sendiri, polisi telah menetapkan 5 orang tersangka, salah satunya adalah SD (27) yang menyiram bensin ke tubuh korban dan menyulutnya dengan korek api hingga korban terbakar.