Rabu, 25 Oktober 2017 14:52:00
Editor : Wahyu AH | Reporter : Chandra Purnama
Harga Pembebasan Lahan MRT di Fatmawati Capai Rp 100 Juta per Meter
Kondisi Jalan Fatmawati imbas dari pembangunan proyek MRT.
Foto : istimewa
 

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus kembali merogoh kocek dalam guna pembebasan lahan pembangun proyek Mess Rapid Transit (MRT) di Fatmawati, Jakarta Selatan. Sebab, tanah di kawasan tersebut mencapai Rp 100 juta per meter persegi.

Salah seorang pemilik toko Garmen Mandiri yang berlokasi di Jalan Haji Nawi, Jakarta Selatan, Heriyantomo mengungkapkan dia masih belum mau membebaskan lahannya untuk proyek MRT karena Pemprov DKI masih mengajukan nominal jauh dari harga pasaran.

"Kalau dari NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) di daerah sini itu per meter perseginya Rp 50 juta. Ditambah biaya kerugian dan lain-lain jadi total Rp 100 juta," kata Heri kepada Infonitas.com, Rabu (25/10/2017).

Menurut dia, Pemkot Jakarta Selatan sebagai juru runding pembangunan proyek MRT hanya mampu membayarkan uang ganti rugi sebesar Rp 60 juta per meter persegi. Nilai ini, kata Heri, masih jauh dari NJOP yang selalu berubah setiap tahun.

"Apalagi, di sini sudah jadi pusat bisnis, harga tanah pertahun juga sudah naik," ungkap Heri. 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda