Kebayoran > Laporan Utama

Pilkada DKI 2017

Harapan Warga Terhadap Anies-Sandi

Kamis, 20 April 2017 15:07 WIB
Editor : Waritsa Asri | Reporter : M Nashrudin Albaany

ilustrasi pilkada dki 2017
Ilustrasi
Foto : istimewa

Share this





Warga memiliki harapan tinggi terhadap Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, termasuk realisasi rumah DP Rp 0

KEBAYORAN BARU - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno hampir bisa dipastikan memenangkan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017. Kendati penghitungan real dari KPU Jakarta belum dilakukan, namun beberapa lembaga survei melalui proses hitung cepat telah menempatkan keduanya unggul jauh atas pesaingnya.

Menanggapi kemenangan Anies-Sandi tersebut, berbagai harapan pun disampaikan oleh warga Jakarta. Terutama adalah soal janji kampanye yang harus ditepati. Janji soal KJP Plus, sembako murah, lapangan kerja, penyediaan rumah dengan DP Rp 0, dan lainnya.

Seperti yang diutarakan oleh Yusmadi (43), warga Kelurahan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Ia berharap Anies-Sandi mampu merealisasikan janji-janjinya selama kampanye. Terutama janji menyediakan rumah dengan uang muka Rp 0.

Baca juga : Api Melahap 2 Pabrik Sekaligus di Kabupaten Bekasi

"Mudah-mudahan bukan cuma janji, tapi bisa dibuktikan. Karena kami ingin punya rumah di Jakarta," ujarnya sembari berharap gubernur baru bisa membuat harga sembako murah.

Sementara itu, Nurul Afifah (31), warga Kelurahan Gunung, Kebayoran Baru berharap agar Anies-Sandi dapat membuat Jakarta lebih baik, terlebih bagi pedagang kecil seperti dirinya. 

"Pak Sandi itu ahli di bidang ekonomi, mudah-mudahan dengan program OK OCE nya itu bisa mensejahterakan warga Jakarta, terlebih pedagang kecil seperti kami ini," katanya. 

Tak hanya itu, warga juga meminta agar Anies-Sandi dapat meningkatkan pelayanan publik dan menghapus praktek pungutan liar (pungli) yang masih terjadi hingga kini.

"Pak Anies dan Pak Sandi harus bisa membangun mental Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai pelayan masyarakat. Bukan justru dilayani masyarakat," ujar Isni (24), warga Kelurahan Selong, Kebayoran Baru, Kamis (20/4/2017).