Kamis, 01 Februari 2018 15:30:00
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Ichwan Hasanudin
Go-Jek Akan Berupaya Penuhi Permenhub 108
Demontrasi pengemudi taksi online menolak Peraturan Menteri Perhubungan No. 108 Tahun 2017.
Foto : Rendy MR
 

KEBAYORAN – Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 mengenai Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum tidak dalam Trayek resmi berlaku hari ini, Kamis (1.2/2018). Sejumlah operator penyedia layanan jasa transportasi berbasis online seperti Go-Jek memberikan tanggapan tertulis yang diterima oleh awak media.

SVP Public Policy and Government Relations Go-Jek Malikulkusno Utomo menilai Go-Car sebagai salah satu layanan transportasi roda empat di aplikasi Go-Jek berupaya semaksimal mungkin untuk memenuhi aturan-aturan yang tercantum dalam Permenhub 108 tersebut.

“Kami terus memaksimalkan upaya untuk memenuhi aturan-aturan yang telah ditetapkan di Permenhub 108. Hal ini kami lakukan dengan berkoordinasi secara intensif dengan penyedia jasa angkutan sewa khusus dan para mitra driver,” kata Malikulkusno Utomo dalam siaran persnya.

Pihaknya pun menyambut baik adanya upaya ajakan dialog dari pemerintah dalam pelaksanaan Permenhub No. 108 Tahun 2017. Go-Car ingin memastikan penerapan aturan bisa melindungi kehidupan ratusan ribu mitranya yang ada di seluruh Indonesia, menghindari praktik-praktik usaha yang tidak sehat, sehingga bisa mendukung pertumbuhan ekonomi digital.

Terkait penetapan tarif, Go-Car pada prinsipnya menyetujui adanya penetapan aturan tersebut guna memastikan persaingan usaha yang sehat. “Adanya penerapan tarif batas bawah menurut kami bisa menghindarkan dari praktik kompetisi yang tidak sehat,” terang Malikulkusno.

Selama tiga bulan terakhir, lanjutnya, Go-Car bersama mitra angkutan sewa khusus menjadikan wilayah Jabodetabek sebagai pilot program kepatuhan terhadap Pemenhub 2018.

“Pada bulan November lalu, kami bersama pemerintah telah meluncurkan angkutan sewa khusus yang kendaraannya telah lulus uji KIR dan diberi stiker,” tambah Malikulkusno.

Sementara Digital Dashboard, Go-Car menyerahkan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika republik Indonesia.

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda