Kebayoran > Laporan Utama

Axel Matthew Dikeroyok, Jeremy Thomas Langsung Lapor Mabes Polri

Senin, 17 Juli 2017 15:54 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Sumber : DBS

Jeremy Thomas di Sentra Pelayanan Propam Mabes Polri.
Jeremy Thomas di Sentra Pelayanan Propam Mabes Polri.
Foto : istimewa

Share this








Penganiayaan menimpa Axel Matthew langsung mendapat perhatian sang ayah. Dua laporan langsung dilayangkan Jeremy.

KEBAYORAN – Penganiayaan menimpa Axel Matthew oleh empat oknum yang mengaku sebagai anggota kepolisian Satuan Narkoba Polresta Bandara Soekarno Hatta. Peristiwa terjadi di Hotel Crystal, Kemang, Sabtu (15/7/2017) malam.

Ayah Axel, artis peran Jeremy Thomas mendatangi Divisi Profesi dan Pengamanan Polri. Jeremy datang didamping kuasa hukum demi melaporkan kasus penganiayaan tersebut.

"Jadi, ada dua laporan. Satu melaporkan sisi profesinya, yang kedua kami laporkan masalah tindak pidana umumnya," kata pengacara Jeremy Yanuar di Sentra Pelayanan Propam Mabes Polri, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Pelaporan itu dilakukan Jeremy karena keempat orang itu diduga menyekap dan menganiaya putra Jeremy, Axel Matthew, di Hotel Crystal, Kemang, Jakarta Selatan.

Di dalam kamar, Axel dipukuli hampir di seluruh bagian tubuh. Bahkan, oknum tersebut sempat empat kali menembakkan tembakan peringatan.

"Dia disekap dan diborgol, jadi diperlakukan seperti binatang. Ini harus ditindak tegas. Kami minta pada Kapolri melalui Propam untuk melucuti kapasitas profesinya," kata Yanuar.

Empat orang, lanjut dia, mengaku kepada Mathhew sebagai anggota kepolisian Satuan Narkoba Polresta Bandara Soekarno Hatta.Mereka tiba-tiba mengepung Axel dan menyekapnya di salah satu kamar hotel.

Sebagai kuasa hukum, Yanuar meminta agar oknum tersebut tak hanya dikenakan sanksi etik. Tetapi, ia juga berharap mereka dikenakan sanksi pidana.

Sebelumnya, Jeremy mengatakan, dari pengakuan putranya, sekitar pukul 19.00 WIB, Axel mendapat telepon dari seorang temannya dan diminta datang ke Hotel Crystal, Kemang, Jakarta Selatan.

Sesampainya di hotel tersebut, tiba-tiba beberapa orang yang mengaku anggota kepolisian Satuan Narkoba Polresta Bandara Soekarno Hatta langsung menciduknya.

Axel dipaksa mengaku menggunakan narkoba dan memilikinya. Lalu, Axel kemudian dilepas setelah tak ditemukan barang bukti Narkoba.

Tak terima dengan insiden yang dialami putranya, Jeremy melaporkan dugaan penganiayaan itu ke Polda Metro Jaya pada Sabtu (15/7/2017) lalu.

Axel mengalami luka di bagian wajah, lutut, punggung, kepala, dan rusuk. Ia telah menjalani visum dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan.