Kebayoran > Laporan Utama

Alasan Kapolrestro Jakarta Selatan Geledah Rumah Ahmad Dhani

Senin, 04 Desember 2017 14:45 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Wildan Kusuma

Rumah Ahmad Dhani
Rumah Ahmad Dhani digeledah Polrestro Jakarta Selatan. (Foto: cumicumi.com)
Foto : istimewa

Share this








Penggeladahan selama hampir dua jam di rumah Ahmad Dhani dilakukan sebagai langkah pengembangan hasil pemeriksaan.

KEBAYORAN - Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Iwan Kurniawan menegaskan, dalam penggeledahan rumah Musisi Ahmad Dhani sudah sesuai dengan prosedur. 

Menurutnya, hal tersebut merupakan hasil pengembangan Dhani sebagai tersangka ujaran kebencian pada saat pemeriksaan, Kamis (30/11/2017) lalu. “Yang pasti, saudara Ahmad Dhani, untuk perkaranya ini kita lakukan gelar perkara,” kata Kombes Iwan di mall Gandaria City, Jakarta Selatan, Minggu (3/12/2017).

Dia menerangkan sejak Maret yang lalu pihaknya sudah lakukan proses penyelidikan, kemudian tingkatkan proses penyidikan. “Setelah Kami kumpulkan semua alat bukti dan kami minta keterangan ahli, kemudian lakukan gelar perkara dan statusnya kami tingkatkan menjadi tersangka,” terangnya. 

Pada Kamis (23/11/2017), Ahmad Dhani dipanggil oleh Polrestro Jakarta Selatan. “Kamis lalu yang bersangkutan dipanggil dan datang. Kami lalukan pemeriksaan sebagai tersangka," ujar Kombes Iwan.

Iwan memastikan pihak kepolisian sebelumnya telah memenuhi alat bukti untuk menjadikan Dhani sebagai tersangka. Diakuinya, saat melakukan pemeriksaan, pihaknya juga melakukan upaya penggeledahan.

“Penggeledahan ini sebenarnya pengembangan dari hasil pemeriksaan Ahmad Dhani pada waktu diperiksa sebagai tersangka. Sebenarnya untuk barang bukti sebelum kami panggil, kami sudah menyatakan alat bukti sudah cukup," ucapnya.

Seperti diketahui, Dhani diperiksa Polrestro Jakarta Selatan kurang lebih selama 20 jam. Bahkan, dalam penggeledahan di rumah Dhani tersebut, aparat kepolisian menemukan satu alat bukti  untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.