Kebayoran > Laporan Utama

Pilkada DKI 2017

Ahok-Djarot Unggul di Hasil Survei Charta Politika

Sabtu, 15 April 2017 15:30 WIB
Editor : Waritsa Asri | Reporter : M Nashrudin Albaany

Lembaga Survei Charta Politika
Lembaga Survei Charta Politika
Foto : M Nashrudin Albaany

Share this





Lembaga Charta Politika merilis survei sementara putaran kedua Pilgub DKI Jakarta 2017, hasilnya Ahok-Djarot diprediksi menang mencapai 47,3 persen

KEBAYORAN BARU - Lembaga survei Charta Politika merilis hasil survei sementara putaran kedua Pilgub DKI Jakarta 2017. Hasilnya, pasangan Ahok-Djarot diprediksi akan menang dalam Pilgub DKI jika pencoblosan digelar pada Sabtu (15/4/2017) hari ini. 

Berdasarkan survei Charta Politika, elektabilitas Ahok-Djarot mencapai 47,3 persen, sedangkan pasangan Anies-Sandi hanya 44,8 persen. Dari hasil survei tersebut, ada 7,9 persen responden yang tidak menjawab.

"Secara garis besar, kedua paslon menunjukkan kecenderungan elektabilitas yang sama-sama meningkat. Tapi Ahok-Djarot naik lebih besar karena turunnya jumlah pemilih yang belum menentukan pilihan," ujar Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya, di Kebayoran Baru, Sabtu (15/4/2017).

Baca juga : April Ini, Ancol Bagi-Bagi Promo

Menurut Yunarto, mereka ternyata lebih memberikan pilihan kepada Ahok-Djarot, lantaran adanya stagnansi pada pemilih Anies-Sandi. Sementara dari segi presentase, Charta Politika mencatat sebanyak 88,2 persen pemilih Ahok-Djarot sudah mantap memilih, sementara 82 persen pemilih Anies-Sandi juga sudah mantap memilih. 

"Responden lebih memilih Ahok-Djarot karena memiliki keunggulan dari segi program sementara Anies-Sandi unggul karena faktor keramahan dan faktor agama," ucapnya.

Yunarto menjelaskan, survei ini dilakukan pada 7-12 April 2017 melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Dengan jumlah responden mencapai 782 dari 1.000 yang direncanakan. 

"Survei kami gelar di Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. Dengan menggunakan metode acak bertingkat. dengan margin of errors kurang lebih 3,5 persen," terangnya.

Untuk diketahui, dalam empat survei lain soal elektabilitas di putaran kedua Pilgub DKI Jakarta, Ahok-Djarot kalah dari Anies-Sandi. Keempat survei tersebut adalah SMRC, LSI Denny JA, Median, dan PolMark.