Kebayoran > Kuliner

Ragam Santapan Khas Nusantara di Agneya

Jumat, 19 Januari 2018 15:15 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Rachli Anugrah Rizky

Restoran Agneya
Restoran Agneya menerapkan konsep open kitchen dengan menggunakan kayu rambutan dan nangka sebagai bahan untuk pembakaran semua makanan yang di-grilled.
Foto : Azhari Setiawan

Share this








Agneya menawarkan beragam hidangan khas Nusantara dengan cita rasa yang menggugah selera. Harganya pun sangat ramah di kantong.

KEBAYORAN – Berbicara mengenai santapan khas Nusantara memang tidak ada habisnya. Setiap daerah punya puluhan bahkan ratusan menu makanan yang pnya ciri khas masing-masing. Jika menu makanan Nusantara yang Anda Cari, restoran Agneya sepertinya bisa menjadi rujukan tujuan wisata kuliner.

Restoran yang berada di Jalan Wijaya IX, Kebayoran Baru ini baru saja hadir. Tawaran menu-menu Nusantara bisa dipilih sesuai selera. Bagi pencinta nasi goreng, Agneya menawarkan menu Nasi Goreng Ayam yang disajikan bersama telur goreng dan dilapisi kulit lumpia. Aroma bawang putih bakar di masakan ini sangat terasa di mulut dan membangkitkan selera makan.  

Ada lagi menu bakar bambu ayam ‘ala buku nangko’ yang juga tak kalah menarik. Menu ini dimasak dengan cara khusus yakni potongan daging ayam atau bebek yang telah dibumbui dan dipadukan dengan bahan lainnya, lalu dimasukan ke dalam sepotong bambu sebagai media bakarannya. Proses bakar berlangsung sekitar 45 menit.

Nah, pencinta sate, ini menu yang bisa dipesan. Ada sate ayam yang daging ayamnya berukuran besar dan tusuk sate yang lebih panjang. Soal rasa, bumbu kacang yang membalut sate ayam ini begitu terasa dilidah.

Menu lain yang bisa dipesan seperti gado-gado, tumis bunga pepaya, soto ayam, ayam atau bebek betutu, dan lainnya. Bagi penyuka olahan daging sapi atau kambing, Agneya juga menawarkan menu tersebut.

Jangan berpikir kalau Agneya hanya menyediakan makanan berat saja. Ada pula camilan Jagung Goreng Kriting menjadi dikomendasikan tempat ini. Menu ini cukup menarik, jagung dibakar kemudian dibelah beberapa bagian sehingga bentuknya seolah menjadi kriting. Rasanya pun gurih dan pedas.

Beralih ke menu beverages, pilihan Es Sereh Kunyit Segar dan Es Terong Belanda menjadi andalan guna menghilangkan rasa dahaga. Sebagai menu penutup, menu Mana Lagi-Lagi menjadi pilihan tepat. Menu ini merupakan sajian topping apel dengan es krim yang segar.

General Manager Agneya Donna Lizara menjelaskan, hampir semua bahan menu hidangan diolah dengan metode dibakar. Hal Itu dilakukan karena terinspirasi dari cara pengolahan hidangan Indonesia zaman dahulu, yang mayoritas dibakar.

"Hidangan di sini hampir semua dibakar, dan kita lebih menonjolkan dalam hal itu," terang General Manager Agneya Donna Lizara.

Untuk bahan yang digunakan, Donna melanjutkan, pihaknya menggunakan bahan dan bumbu berkualitas. Soal harga, restoran dengan tiga lantai ini membanderol makanan, minuman, serta hidangan penutup berkisar Rp 32 ribu hingga Rp 198 ribu.