Jumat, 26 Oktober 2018 15:41:00
Editor : Muhamad Ibrahim | Sumber : aa.com.tr
Sulap Limbah Plastik Menjadi Bahan Bakar Minyak
GP07 lahir setelah enam kali merakit prototype. Mesin pengolah sampah ini dibuat dari tabung-tabung bekas berbahan logam dan juga pipa besi bekas. foto : Sindonews.com
Foto : istimewa
 

KEBAYORAN - Lembaga lingkungan global, Greenpeace mencatat, sekitar 6500-7000 ton sampah dihasilkan warga Jakarta setiap harinya. Ini setara dengan sekitar 4 persen dari total timbunan sampah nasional. Diprediksi, jumlah tersebut bertambah seiring besarnya produksi sampah rumah tangga.

Kondisi inilah yang mendorong sebuah komunitas pecinta lingkungan melakukan inovasi teknologi. Komunitas bernama Get Plastic lantas membuat sebuah mesin sebagai alat konvensi limbah plastIk menjadi bahan bakar minyak yang diberi nama GP07. Dimana, mengubah limbah plastic menjadi cairan yang diproses menjadi gas.

Salah satu penggagas Get Plastic Dimas Bagus Wijanarko mengungkapkan, GP07 lahir setelah enam kali merakit prototype. Mesin pengolah sampah ini dibuat dari tabung-tabung bekas berbahan logam dan juga pipa besi bekas.

“Metodenya menggunakan destilasi kering, proses pirolisis sehingga terjadi proses kimia. Plastik dimasukkan ke tabung, kemudian dipanaskan hingga 300-400 derajat sehingga plastik mencair dan berubah menjadi gas,” ujarnya yang membuka workshop di Gudang Sarinah Ekosistem, Jakarta Selatan.

Dijelaskannya, Pirolisis sendiri adalah dekomposisi termokimia bahan organik melalui proses pemanasan tanpa atau sedikit oksigen atau pereaksi kimia lainnya. Material mentah akan mengalami pemecahan struktur kimia menjadi fase gas.

“Gas itu menjadi minyak yang mengandung propane atau minyak mentah yang dapat diolah untuk jadi premium atau solar,” terangnya.

Dia menjelaskan, pada prinsipnya semua jenis plastik dapat diolah untuk menjadi gas atau minyak mentah. Hanya saja, untuk jenis PET (Polyethylene Terephthalate) terbilang paling buruk karena kandungan minyaknya sangat sedikit yaitu 20 persen.

“Untuk jenis itu, kita enggak olah karena biaya produksinya terlalu tinggi,” imbuh dia.

Sedangkan empat jenis plastik lainnya yang diolah oleh Get Plastic untuk menghasilkan minyak mentah adalah jenis HDPE (High Density Polyethylene), PP (Polypropylene), LDPE (Low Density Polyethylene) dan PS (Polystyrene).

“Untuk 1 kilogram plastik dari empat jenis itu bisa menghasilkan 1 liter minyak mentah. Sedangkan untuk 1 kilogram jenis PET cuma bisa menghasilkan 200 mililiter,” pungkasnya.

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda