Kebayoran > Komunitas

Riding Nyentrik Bersama Komunitas Sportster Indonesia

Senin, 11 September 2017 17:02 WIB
Editor : Galih Pratama | Reporter : Rachli Anugrah Rizky

Komunitas Sportster Indonesia
Komunitas Sportster Indonesia
Foto : Rachli Anugrah Rizky

Share this








Dengan slogan ‘ride with atittude and ride with style’, mencoba untuk menghilangkan paradigma arogansi pada komunitas motor gede.

KEBAYORAN - Memiliki suatu kesamaan merupakan alasan mendasar terbentuknya sebuah komunitas. Seperti halnya kesamaan penyuka motor gede (moge) Harley-Davidson yang tergabung dalam Komunitas Sportster Indonesia. Komunitas Sportster Indonesia ini mengusung slogan ‘ride with atittude and ride with style’.

Dikatakan Ketua Komunitas Sportster Indonesia Adjie Kemal, kesamaan penyuka terhadap Sportster karena motor tipe ini memiliki ukuran body kendaraan yang lebih kecil dan ber-cc rendah antara 800 cc hingga 1200 cc,  dibandingkan dengan tipe motor keluaran Harley-Davidson lainnya. Tak hanya itu, menurutnya, jenis moge yang sudah ada sejak tahun  60’an ini cukup mudah untuk dimodifikasi.

“Komunitas ini merupakan pencinta motor Harley-Davidson, tapi khususnya Sportster. Dengan spesifikasi seperti itu, dapat dikatakan moge tipe Sportster cocok untuk dikendarai di Kota Jakarta. Biasanya kita kumpul di kawasan Gandaria Tengah,” ujar pria kelahiran Jakarta, 34 tahun silam ini.

Komunitas Sportster Indonesia terbentuk sejak April 2014. Saat itu, komunitas ini hanya beranggotakan delapan orang. Seiring berjalannya waktu, saat ini setidaknya ada 91 anggota aktif. Mereka yang tergabung kebanyakan berasal dari keluarga muda dan profesional, termasuk kalangan selebriti. Soal kegiatan, ada agenda riding rutin yang dilakukan tiap minggu, bulanan, bahkan tahunan.

Seperti agenda tahunan, biasanya mereka merencanakan riding dalam tiga kategori, yakni short dengan jarak 200 km (Sukabumi-Cianjur), medium dengan jarak di atas 200 km (Bandung-Garut-Cirebon), atau long dengan jarak sekitar di atas 300 km (Malang-Bali).

Namun tak hanya soal riding, komunitas ini juga mengagendakan kegiatan sosial seperti menyambangi yayasan dan sebagainya.

Selain itu, ada sisi yang unik dari komunitas ini. Biasanya, setiap melakukan kopi darat (kopdar) atau riding dalam kota, anggota tampil dengan busana elegan dan penuh gaya. Cara berkendara dengan baik juga merupakan suatu kewajiban. Hal ini dimaksudkan menghilangkan paradigma komunitas motor gede itu arogan.