Kebayoran > Komunitas

Remaja Wahidiyah Jakarta Santuni Lansia di Tebet

Kamis, 14 September 2017 17:28 WIB
Editor : Porwanto | Sumber : ipung

Remaja Wahidiyah Jakarta dan PUSAKA 23 Tebet
Remaja Wahidiyah Jakarta memberikan pengobatan gratis dan paket bantuan kepada para lansia binaan komunitas PUSAKA 23 di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
Foto : istimewa

Share this








Remaja Wahidiyah Jakarta memberikan paket bantuan dan pengobatan gratis kepada 56 lansia. Para lansia ini merupakan binaan komunitas PUSAKA 23, Tebet.

Pada Kamis (14/9/2017) pagi, sekretariat PUSAKA 23 (Pusat Santunan dalam Keluarga cabang 23) dipenuhi 55 lansia. Menurut Ny. Kustanto, salah satu pengurus PUSAKA 23, mestinya ada 56 lansia yang datang. Tapi ada satu ibu yang berhalangan.

Pagi itu, Remaja Wahidiyah Jakarta memberikan bantuan sosial kepada para lansia binaan komunitas PUSAKA 23 ini. Bansos ini tak hanya berupa paket bingkisan. Para remaja ini juga membawa dokter. Mereka memberikan pengobatan gratis bagi para lansia.

“Acara peduli lansia ini bagian dari rangkaian kegiatan menyongsong Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2017 nanti. Pada September ceria ini kita ada 3 kegiatan lagi,” ujar M Taufik Rahman, Ketua Remaja Wahidiyah Jakarta, saat ditemui di Sekretariat PUSAKA 23, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

Taufik menyebut, setelah acara peduli lansia, akan menggelar Pelatihan Kewirausahaan (23-24 September) dan Aksi Donor Darah (30 September). Puncaknya, pada 28 Oktober mendatang akan menggelar Doa Bersama untuk Negeri di bilangan Kebayoran, Jakarta Selatan.


ki-ka: Kartini, Siti Watirah, Maisaroh, belakang Ny. Kustanto (Ketua PUSAKA 23).

Siti Watirah (85), warga Tebet ini merasa senang. Menurutnya, senangnya itu bisa kumpul sesama lansia. Apalagi, PUSAKA 23 selalu mengadakan acara tiap Selasa dan Kamis.

Hal yang sama dirasakan Hj Maisaroh (97). Di usianya yang sepuh, dia bahagia masih bisa berkumpul sesamanya. “Sehat dan semangat,” ujarnya yang mengaku dahulu aktivitasnya memandikan jenazah di lingkungan dan sebagai dukun beranak.

Sekilas Tentang PUSAKA

Kedatangan Remaja Wahidiyah Jakarta ke PUSAKA 23 juga didampingi pengurus Yayasan Dana Bantuan (YDB). Yudia Sinowitri, salah satu pengurus YDB mengungkap, Yayasan Dana Bantuan (YDB) selalu bermitra dengan PUSAKA. YDB ini didirikan pada 27 Juli 1947. Ketua YDB saat ini, Aisyah Wahid Hasyim (adiknya mendiang Gus Dur). Wakil Ketua YDB Yanti Nasution. Fokus YDB memberi bantuan kepada para lansia binaan PUSAKA.

Pusat Santunan dalam Keluarga atau PUSAKA ini non panti. PUSAKA 23 menggelar kegiatan untuk para lansia di wilayahnya tiap Selasa dan Kamis. PUSAKA sendiri didirikan pada 1974. “Fokus PUSAKA memang membina dan memberi bantuan kepada para lansia,” ujar Ny. Kustanto, Ketua PUSAKA 23.

PUSAKA memiliki hampir 100 lokasi binaan. Setiap lokasi binaan diberi label angka. Misalnya, PUSAKA 1 di bilangan Kwitang Jakarta Pusat, PUSAKA 13 di Tanah Abang Jakarta Pusat, PUSAKA 23 di Tebet, PUSAKA36 di Cengkareng, PUSAKA 44 di Semper Jakarta Utara, PUSAKA 80 di daerah Kalibata Jakarta Selatan, PUSAKA 88 di wilayah Tambora Jakarta Barat.

 

Berita Terkait