Kebayoran > Kesehatan

Seperti Ini Ciri-ciri Obat Tidak Layak Konsumsi

Rabu, 14 Februari 2018 17:30 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Ichwan Hasanudin

Ciri obat tidak layak konsumsi
Ilustrasi Ciri obat tidak layak konsumsi.
Foto : istimewa

Share this








Peredaran obat tidak layak konsumsi masih dapat dijumpai. Untuk itu, konsumen dituntut untuk pintar untuk tahun seperti apa ciri-ciri obay yang tidak layak

KEBAYORAN – Obat yang tidak layak konsumsi masih saja dijumpai di peredaran. Masyarakat kadang lengah tidak mengetahui apakah obay yang dikonsumsi itu layak atau tidak. Sebagai konsumen juga perlu tahu seperti apa ciri-ciri obat yang tidak layak dikonsumsi.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberi beberapa informasi mengenai ciri -ciri obat yang tidak layak dikonsumsi.

Obat padat (kapsul, tablet, serbuk) jangan dikonsumsi jika:
1.Warna, rasa dan bau berubah.
2.Dimensi obat (ketebalan dan panjang) berubah.
3.Terdapat bintik-bintik tidak homogen pada obat.
4.Tablet retak, atau berubah menjadi bubuk.
5.Tablet atau kapsul menjadi lengket satu sama lain.
6.Tulisan pada tablet memudar.
7.Jika obat dalam bentuk puyer, sebut obat menggumpal.
8.Kemasan menggelembung atau rusak.

Obat semi padat (salep, krim, pasta, jel) jangan dikonsumsi jika:
1.Bau dan kekentalannya berubah.
2.Terjadi perubahan warna pada obat.
3.Bentuk partikel tidak merata (contoh seperti ada gumpalan pada obat).
4.Kemasan bocor atau rusak.

Obat cair (sirup, suspensi, emulsi, eliksir) jangan dikonsumsi jika:
1.Warna dan kekentalannya berubah.
1.Bau dan rasa obat berubah menjadi tajam.
2.Terdapat partikel kecil mengambang atau endapan.
3.Wapadai jika botol rusak atau bocor.

Semoga informasi yang diberikan ini bisa bermanfaat dan kita terhindar dari obat-obatan yang tidak layak konsumsi.