Jumat, 10 Agustus 2018 10:46:00
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter :
Pentingnya Deteksi Kanker Sejak Dini
Ilustrasi - Deteksi Dini Kanker Payudara
Foto : istimewa
 

KEBAYORAN - World Health Organization (WHO) menyebutkan kanker menjadi salah satu penyakit mematikan di dunia. Bahkan, penyakit satu ini diprediksi meningkat  hingga 24 juta di tahun 2035.

Di Asia Tenggara, Indonesia masuk negara tertinggi penderita kanker bersama Malaysia dan Singapura. Penyakit ini dapat menimpa semua orang, baik muda dan orangtua.

Namun sebenarnya, lebih dari 30% penyakit ini bisa disembuhkan dengan cara mengubah faktor risiko perilaku dan pola makan penyebab penyakit kanker.

Kanker yang diketahui sejak dini memiliki kemungkinan mendapatkan penanganan lebih baik dengan cara mendeteksi gejala paling awal yang mungkin berkembang di dalam tubuh.

Meskipun sebagian besar gejalanya bersifat sangat umum dan bisa berbeda tergantung lokasi, karakter keganasan serta ada tidaknya metastasis (penyebaran). Namun memeriksakannya lebih awal dapat membuat perbedaan besar.

Pakar Bioteknologi, Biologi dan Nutrisi dari National Chung Hsing University Taiwan Prof Chau Chi Fai mengungkapkan, diet sehat, mengubah pola hidup dan minum suplemem yang tepar dapat mencegah perkembangam kanker sejak dini.

Pasalnya, kanker yang diketahui sejak dini memiliki kemungkinan mendapatkan penanganan lebih baik dengan cara mendeteksi gejala paling awal yang mungkin berkembang di dalam tubuh. “Semakin dini mendapati keanehan maka peluang untuk sembuh semakin besar, “ jelasnya, Seminar Kesehatan Nasional bertema Diet, Nutrition & Cancer Prevention di Jakarta, Minggu (29/7).

Meskipun sebagian besar gejalanya bersifat sangat umum dan bisa berbeda tergantung lokasi, karakter keganasan serta ada tidaknya metastasis (penyebaran). Namun memeriksakannya lebih awal dapat membuat perbedaan besar.

Iebih jauh dia memaparkan, zat-zat nutrisi tertentu akan berhubungan dengan faktor resiko kejadian Kanker. Salah satu contoh hasil penelitiannya adalah pada sumber pangan biji-bijian.

“Sumber pangan biji-bijian ini baik untuk mengontrol level berat badan dan melalui teknologi pangan, pengolahannya tidak merusak enzim yang baik digunakan tubuh,” tandasnya.

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda