Kebayoran > Kesehatan

Kenali Gejala Kanker Serviks Sejak Dini

Senin, 12 Juni 2017 12:35 WIB
Editor : Raymondo Arditya | Sumber : DBS

Ilustrasi kanker serviks
Ilustrasi
Foto : istimewa

Share this








Dengan julukan sebagai “The Silent Killer”, kanker serviks menjadi pembunuh wanita nomor satu di Indonesia

JAKARTA – Jagat hiburan kembali dirundung duka. Artis yang bernama Yuli Rahmawati atau yang lebih dikenal dengan Julia Perez mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pada 10 Juni 2017, akibat Kanker Serviks yang dideritanya sejak 2014 lalu.

Dijuluki sebagai “The Silent Killer”, kanker serviks menjadi momok bagi para kaum hawa. Jadi, apa sebenarnya kanker serviks? Mengutip tempo.co seperti lansirannya dari kankerservik.com, Senin (12/6/2017), kanker serviks adalah istilah lain untuk kanker leher rahim, dan sudah menjadi pembunuh nomor satu untuk wanita di Indonesia.

Umumnya, wanita tidak akan menyadari bahwa dirinya terkena kanker serviks. Pasalnya, kanker serviks akan menyerang tubuh secara perlahan-lahan. Kanker serviks banyak menyerang wanita yang sudah menikah, atau wanita yang kerap melakukan hubungan seksual secara aktif.

Baca Juga :3 Manfaat di Balik Tindakan Donor Darah

Kanker serviks memiliki gejala seperti adanya masalah pada siklus menstruasi dan keputihan yang tidak normal. Selain itu, nyeri saat berhungungan intim (hingga pendarahan), sakit/nyeri di daerah panggul, hingga sakit pada kelamin ketika buang air kecil.

Infeksi Human Papilloma Virus (Virus HPV) disinyalir sebagai penyebab timbulnya kanker serviks. Virus ini mampu masuk ke alat kelamin wanita dan menginfeksi bagian mulut rahim serta leher rahim. Sel-sel yang ada di sekitarnya akan berubah menjadi sel-sel kanker. Infeksi tersebut, umumnya terjadi melalui hubungan seksual.

Hubungan seksual yang dilakukan sebelum berusia 20 tahun juga digadang-gadang sebagai penyebab terjadinya kanker serviks. Pasalnya, di usia tersebut organ reproduksi perempuan sedang aktif berkembang. Sehingga,kontak atau rangsangan yang terjadi dari luar dapat memicu perubahan sel menjadi tidak normal. sel yang tidak normal tersebut yang berpotensi menjadi kanker serviks.

Penyebab lain kanker serviks seperti gaya hidup (lifestyle) yang tidak sehat, merokok, sering stres, tidak menjaga asupan makanan, dan tidak berolahraga.

Pencegahan kanker serviks dapat dilakukan dengan vaksinasi virus HPV bagi wanita yang belum pernah melakukan hubungan seksual. Selain itu, wanita juga dianjurkan untuk banyak mengonsusmsi makanan yang memiliki kandungan beta karoten, vitamin C, dan vitamin R.