Jumat, 29 Juni 2018 11:30:00
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Ichwan Hasanudin
Hoax, Ada Parasetamol Mengandung Virus Machupo
Ilustrasi parasetamol.
Foto : istimewa
 

KEBAYORAN – Marak isu di media soaul yang mengatakan, “PERINGATAN : Hati-hati untuk tidak mengambil Paracetamol yang datang ditulis P/500. Ini adalah Paracetamol baru, sangat putih dang mengkilap. Menurut dokter terbulti mengandung “Machupo” virus, dianggap salah satu virus di dunia dengan tingkat kematian tertinggi. Silakan berbagi pesan ini, untuk semua orang dan keluarga dan menyelamatkan hidup dari mereka.”

Menanggapi isu tersebut, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI memberikan penjelasan dalam akun Instagram-nya @bpom_ri.

Menurut Badan POM, sampai saat ini tidak pernah menerima laporan kredibel yang mendukung klaim bahwa virus Machupo telah ditemukan dalam produk obat parasetamol atau produk obat lainnya. Kemudian, Badan POM juga tidak pernah menemukan kandungan virus Machupo dalam produk obat.

Lalu apa itu virus Machupo? Machupo adalah sejenis virus yang penyebarannya dapat terjadi melalui udara, makanan, atau kontak langsung. Virus ini bisa bersumber dari air liur atau feses hewan pengerat yang terinfeksi dan menjadi pembawa (reservoir) virus tersebut.

Untuk itu, Badan POM meminta konsumen untuk lebih teliti dan cerdas dalam membeli produk. Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah membeli obat di apotek atau sarana resmi lainnya seperti toko obat berizin.

Kemudian, ingat “Cek Klik” (cek kemasan, label, izin edar, dan kadaluarsa dan jadilah konsumen yang cerdas, jangan mudah terpengaruh oleh isu atau hoax yang beredar di media sosial.

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda