Jumat, 11 Mei 2018 15:54:00
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Rachli Anugrah Rizky
menjaga asupan garam
Ilustrasi. (foto phoenix health fund)
Foto : istimewa
 

KEBAYORAN – Hasil riset 2014 yang dipublikasi oleh Jurnal Gizi Indonesia menemukan 53 persen masyarakat mengkonsumsi garam secara berlebih. Hal ini menunjukan bahwa makanan yang asin itu enak. Namun asupan garam juga harus dibatasi.

"Anjurannya antara 1.500-2.300. Data yang kita punya rerata (konsumsi natrium -red) itu 15 gram per hari. Itu 6-10 kali lipat normal. Bisa dibayangkan efeknya," kata dr. Andi Khomeini Takdor Haruni, Sp.PD seperti dikutip dari Body+Soul.

Untuk itu mulai sekarang belajar untuk membatasinya. Berikut ini langkah-langkahnya.

Pilah-pilih makanan kaleng
Lebih dari 75 persen garam yang dikonsumsi berasal dari makanan kemasan dan diproses. Jika memungkinkan, pilihlah makanan kalengan seperti ikan kaleng, acar-acaran, kacang polong, dan lain sebagainya yang engandung sedikit garam.

Teliti dan cek kembali
Telitilah jika ingin hidup lebih sehat. Sebelum menentukan menu makan, cari informasi mengenai kandungan-kandungan yang ada dari makanan yang ingin kamu makan. Disarankan untuk memilih makanan yang kurang dari 120 mg natrium per 100 gram.

Mulai membiasakan
Lidah menyesuaikan dengan apa yang kamu makan sehari-harinya. Ketika mengonsumsi makanan yang manis terus menerus, kadar manis yang kamu toleransi lama-lama akan meningkat. Sama juga saat kita bicara soal garam.

Belajar memadupadankan bumbu
Bereksperimenlah dengan bumbu dan rempah-rempah untuk menciptakan rasa yang nikmat dari suatu hidangan. Gunakan tomat, basil, dan bahan-bahan alami lainnya untuk menambah rasa. Bisa juga menambahkan keju sebagai cita rasa asin yang alami.

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda