Kebayoran > Hiburan

Toleransi dan Kejujuran Bermusik

Senin, 20 Maret 2017 16:38 WIB
Editor : Admin | Reporter : Ichwan Hasanudin

Fourtwnty.
Fourtwnty.
Foto : Azhari Setiawan

Share this





Band asal Jakarta ini mampu menyajikan nuansa musik penuh sarat makna dan pesan dalam setiap lirik lagunya.

Info Musik - Berlari-lari di taman mimpiku. Imajinasi telah menghanyutkanku. Mimpiku sempurna, tak seperti orang biasa”. Itulah sepenggal lirik lagu ‘Aku Tenang (Gili Trawangan)’ di album Lelaku dari Fourtwnty. Sesuai dengan judulnya, aransemen musik yang cukup lambat ini justru membuat penikmatnya terbawa merasa tenang.

Diterima di studio Fourtwnty, band yang digawangi Ari Lesmana, Nuwi, dan Roots  bercerita banyak mengenai perjalanan musik selama enam tahun ini. Ternyata, Roby Satria (gitaris Geisha) punya andil besar melahirkan band beraliran pop folk ini. Sejak terbentuk pada 20 April 2010, Fourtwnty telah merilis mini album bertajuk Setengah Dulu pada 2014, album Lelaku pada 2015 dan di-repackage pada 2016.

Ada ‘benang merah’ yang selalu disampaikan dalam setiap karya mereka. Pesan mengajarkan toleransi, berterima kasih pada alam semesta, sayangi bumi, tidak membeda-bedakan orang adalah tema yang melekat di lirik lagu mereka. Tema lagu yang diambil dalam setiap lagu terasa sangat dekat dengan kehidupan sehari hari. Seperti pesan dalam album Lelaku yaitu ‘kami tidak telanjang, kami hanya dilahirkan untuk tidak berbohong’. Kejujuran itulah yang dibawa dalam setiap proses pembuatan lirik dan aransemen musik.

Menetapkan hati untuk terus eksis di dunia musik membuat Fourtwnty terpacu untuk terus berkarya. Tahun ini, Fourtwnty akan merilis mini album terbaru pada Februari ini. “Ada lima lagu di mini album nanti,” kata Ari, sang vokalis. Proses penggarapan mini album ini juga melibatkan beberapa rekan musisi seperti Reza (Matajiwa), Nuki dan Putri dari Nares Band. “Eksekutif produser masih Roby Geisha,” tambah Nuwi.

Tahun ini menjadi tahun yang bisa dikatakan memiliki arti penting bagi Fourtwnty. Dua lagu di mini album terbarunya akan pakai sebagai soundtrack, yakni film Filosofi Kopi 2 dan film garapan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Film Filosofi Kopi 2 juga menggunakan lagu ‘Aku Tenang’ sebagai lagu penutup di film Filosofi Kopi 2. “Ini adalah dunia baru bagi Fourtwnty terlibat dalam film,” jelas Ari.

Sedikit ‘bocoran’ salah satu lagu pun sempat diperdengarkan band yang studionya berada di Kawan Jati Padang, Jakarta Selatan ini. Lagu itu mampu mengajak pendengarnya melupakan sejenak berbagai penat dan ketegangan yang dirasakan oleh orang pada umumnya.