Senin, 12 Februari 2018 14:45:00
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Ichwan Hasanudin
Pertunjukkan Romantisme & Kegilaan Agus Noor
Para pemain dalam pertunjukkan Romantisme & Kegilaan Agus Noor di Galeri Indonesia Kaya.
Foto : istimewa
 

THAMRIN – Kayan Production & Communications bersama Galeri Indonesia Kaya mempersembahkan pertunjukan berjudul Romantisme & Kegilaan Agus Noor. Sebuah pementasan yang diambil dari buku kumpulan cerpen Agus Noor, Lelucon Para Koruptor yang diluncurkan pada tahun 2017 yang lalu.

Buku ini menggambarkan kisah-kisah gila, ganjil dan penuh kelucuan-kelucuan satir dari perilaku para koruptor yang menggetarkan akal sehat para pembacanya.

Acara yang diselenggarakan sore ini di Auditorium Galeri Indonesia Kaya ini menghadirkan para seniman, antara lain Sujiwo Tejo, Butet Kartaredjasa, ShaIne Febriyanti, Inayah Wahid, Akbar, Tatok, Vika Aditya, Bagustian Iskandar dan Andy Sri Wahyudi.

Dengan gaya yang kocak, para pelaku seni ini membawakan lelucon-lelucon kocak karya Agus Noor yang membuat para penikmat seni tidak hanya tertawa terbahak-bahak, namun juga diajak berpikirakan makna lelucon yang disampaikan.

Selama sekitar 60 menit, pementasan ini memberikan gambaran sekaligus refleksi atas perilaku-perilaku manusia yang melakukan tindakan-tindakan korupsi.

Suasana kegilaan dan keganjilan tetapi penuh kelucuan dari para koruptor ditampilkan dengan sangat baik di atas panggung oleh para pelaku seni.

“Saya berharap pertunjukan hari ini mampu memberikan cara pandang baru bagi penonton dalam memandang koruptor dengan kisah-kisah perilaku mereka yang ganjil dan penuh dengan kelucuan yang menggetarkan akal sehat yang menyaksikan. Di tengah candaan atau lelucon yang dibawakan di atas panggung, saya bisa menyampaikan hal-hal serius dengan cara santai,” ujar Agus Noor, Sabtu (10/2/2018).
 

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda