Kebayoran > Hiburan

Film Bukan Cinta Malaikat Sarat Ajaran Islam

Selasa, 11 Juli 2017 09:33 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Adresau Sipayung

Para pemeran film Bukan Cinta Malaikat saat jumpa pers di Epicentrum Walk, Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (10/7/2017) malam.
Para pemeran film Bukan Cinta Malaikat saat jumpa pers di Epicentrum Walk, Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (10/7/2017) malam.
Foto : Adresau Sipayung

Share this








Film bukan cinta malaikat sarat ajaran nilai-nilai Islam tentang percintaan, pernikahan, dan perceraian yang sesuai dengan ajaran Islam.

JAKARTA – Bagi pecinta film religi Islam rasanya kurang pas jika tidak menonton film berjudu ‘Bukan Cinta Malaikat’ yang akan tayang 13 Juli 2017. Film ini sarat ajaran dan nilai-nilai Islami di dalamnya.

Sutradara dan penulis skenario Aziz M. Osman mengatakan, nilai dan ajaran Islam yang dipesankan dari film ini adalah adaptasi dari Indonesia dan Malaysia. Dipastikan, film 'Bukan Cinta Malaikat' menjadi tontonan yang komplit.

"Jadi, Malaysia dan Indonesia banyak persamaannya, mulai dari segi ajaran agama, jiwa, dan filosofinya. Apalagi jika dilihat dari sisi ajaran Islam, kita memiliki banyak persamaan. Jadinya film inilah yang akan merangkum dan menjabarkan pesan, ajaran, dan nilai – nilai Islami dari dua negara tersebut," ucapnya di Epicentrum Walk, Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (10/7/2017) malam.

Salah satu pemeran dalam film ini, Donita mengatakan, film ini amat relegius dan juga menjadi wadahnya syiar agama Islam pada dua negara. Ditambah lagi, film ini turut memberi pendalaman untuk umat muslim tentang suatu hubungan percintaan, pernikahan, dan perceraian menurut Islam.

"Aku orang Islam, udah menikah, tapi mungkin bisa jadi orang - orang yang telah menikah seperti aku ini tidak paham apa itu pernikahan, percaraian yang benar menurut aturan Islam. Dalam film inilah akan diberitahu hal tersebut," ucap aktris yang berperan jadi Aliyah, teman kecil Reyhan yang dilakoni aktor Fachri Albar.

Film ini diharapkan bisa bermanfaat dam menginspirasi banyak orang baik di Indonesia maupun Malaysia. Rencanya film ini akan diputar di 99 layar di kawasan-kawasan Malaysia, Sabah, Serawak, Singapore, Brunei Darussalam, dan Trenggano, serta beberapa layar di tanah air.

"Semoga banyak yang senang dan mendapat wawasan yang lebih luas tentang ajaran Islam. Minta doanya," tutup Donita.