Kebayoran > Hiburan

Cerita 3 Perempuan di Hari Kartini

Rabu, 25 April 2018 11:02 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Ichwan Hasanudin

Cerita 3 Perempuan di Hari Kartini
Miranda Risang Ayu Palar saat membacakan monolog berjudul Tarung .
Foto : istimewa

Share this








Miranda Risang Ayu Palar, Dinda Kanyadewi, dan Jessy bercerita tentang permasalahan perempuan dalam monolog bertajuk Tarung/Stripping/Rubberneck.

THAMRIN - Titimangsa Foundation menghadirkan pementasa monolog dari 3 perempuan yang bercerita tentang permasalahan perempuan di ranah pribadi dan publik. Pementasan yang digelar di Auditorium Galeri Indonesia Kaya bertepatan dengan Hari Kartini itu, menghadirkan Miranda Risang Ayu Palar, Dinda Kanyadewi, dan Jessy berjudul Tarung/Stripping/Rubberneck.

Dalam pementasan berdurasi 60 menit itu, ketiga perempuan ini menyuguhkan judul monolog berbeda. Dinda Kanyadewi membuka pementasan dengan monolog berjudul Stripping. Di monolog ini, Dinda bercerita mendapat banyak pengalaman dari banyak peran antagonis yang dimainkan dalam berbagai sinetron. Monolog ini menegaskan bahwa dirinya adalah Dinda Kanyadewi.

Dilanjutkan dengan monolog berjudul Tarung yang dibawakan oleh Miranda Risang Ayu Palar. Dia bercerita tentang perjuangannya beserta masyarakat Sumba dalam melindungi warisan leluhur kampung adat Tarung, Sumba pasca kebakaran yang terjadi di wilayah tersebut pada 7 Oktober 2017 silam.

Usai Tarung, Pementasan disambung dengan kehadiran Jessy yang membawakan monolog berjudul Rubberneck. Di sini, Jessy bercerita tentang penyakit Multiple Sclerosis yang dideritanya. Dia menceritakan awal mulai didiagnosa, perubahan-perubahan yang terjadi pada jasmani dan rohani, hingga sekarang ia sudah kuat untuk menerimanya.

Di sutradarai oleh Wawan Sofwan, pementasan monolog Episode: Tarung/Stripping/Rubberneckpada sore hari ini dan disambut dengan tepuk tangan meriah dari para penikmat seni yang terbuai dalam monolog-monolog yang dibacakan.