Kebayoran > Hiburan

CEO FMA: Indonesia Jadi Salah Satu Pasar Tayangan Ilegal Terbesar

Rabu, 07 Februari 2018 18:33 WIB
Editor : Waritsa Asri | Reporter : Wildan Kusuma

Ilustrasi sepak bola
Ilustrasi sepak bola
Foto :

Share this








CEO FMA David Khim mengungkapkan Indonesia menjadi salah satu pasar tayangan ilegal terbesar terutama dalam siaran langsung sepakbola

KEBAYORAN - Tayangan web streaming yang ada di internet ternyata masih banyak yang ilegal. Salah satunya, tayangan siaran langsung sepakbola.  CEO Futbal Momentum Asia (FMA) David Khim, menjelaskan bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang banyak praktik pembajakan. 

"Indonesia adalah negara nomor 4 terbanyak dengan populasi 234 juta penduduk. TV kabel untuk kategori industri superpass satu2 nya menyelenggarakan piala dunia. Anda bisa saja melakukan hal ilegal," ujar David Khim usai meresmikan kerja sama FMA dengan TV Kabel SuperPass untuk menayangkan Piala Dunia 2018, di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (7/2/2018). 

Sebagai CEO perusahaan marketing olahraga di Asia, Ia berjanji akan memberikan suguhan Piala Dunia 2018 dengan TV Kabel di Indonesia. 

"Janji saya adalah, satu, ini akan menjadi pesta terbesar di 2018. Dua, Piala dunia akan digelar secara legal dan bersih di Indonesia, tiga, World cup akan digelar di seluruh Indonesia," katanya. 

Dengan kerja sama tersebut, lanjutnya, SuperPass akan melaksanakan Public exhibition Piala Dunia 2018 di 400 kota yang tersebar di seluruh Indonesia. 

"Kami sangat senang untuk memilih SuperPass sebagai Pemegang Lisensi Hak Siar pertama untuk Piala Dunia 2018 di kategori MSO. Kami tahu SuperPass adalah TV kabel pertama di Indonesia dengan lebih dari 8000 lokal cable operasional," katanya.