-->
Jakarta > Properti

Revitalisasi JPO Sudirman-Thamrin Masih Sekadar Wacana

Rabu, 08 Agustus 2018 10:26 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih

JPO Bundaran HI
JPO Bundaran HI
Foto : Rendy MR

Share this








Belum ada action dari Pemprov DKI melakukan revitalisasi 12 JPO di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sempat berencana merevitalisasi 12 Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin. Awalnya target pengerjaan JPO itu rampung sebelum Asian Games pada Agustus 2018. Namun,  hingga kini,  belum ada kepastian, bahkan sudah menjadi sekadar wacana.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tidak menampik. Pihaknya memang belum bisa melakukan pengerjaan karena ada penyesuaian dari keberadaan pelican crossing yang baru sepekan dioperasionalkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

“Kita akan tunggu karena untuk yang di Thamrin kita semuanya akan pelican crossing untuk memudahkan pedestrian dan kaum disabilitas,” kata Sandiaga di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (7/8/2018).

Terkait 12 JPO yang sempat bakal direvitalisasi Sandiaga mengaku akan berkoordinasi ulang dengan instansi lainnya seperti Dinas Bina Marga dan PT MRT Jakarta.

“Keinginan kita ini merupakan bagian yang tidak dipisahkan dari  interconect atau titik pos gedung-gedung. Jadi kalau hanya JPO dan tidak bisa mengkoneksikan ruang-ruang terbuka nanti hasilnya tidak akan optimal,” terang Sandiaga.

Revitalisasi JPO dilakukan dengan penambahan fasilitas mewah untuk menunjang disabilitas seperti penambahan lift, eskalator, dan wifi demi mewujudkan Kota Ramah Disabilitas jelang Asian Games dan Para Games 2018.

Prosesnya tidak bersamaan, melainkan bertahap. Pertama, JPO Ratu Plaza Rp 17,4 miliar, JPO Gelora Bung Karno Rp 18,5 miliar, dan JPO Polda Metro Jaya Rp 19,3 miliar yang seluruhnya menyedot biaya sebanyak Rp53 miliar.

JPO-JPO yang dimaksud dalam revitalisasi yaitu Gelora Bung Karno (GBK), Polda Metro Jaya, Dukuh Atas, Bundaran Hotel Indonesia, Sari Pan Pasific, Bank Indonesia, Ratu Plaza, Karet, Bumi Putra, Bendungan Hilir, Tosari dan Sarinah.

 

Berita Terkait

 
    -->