-->
Jakarta > Properti

Rancangan MRT Fase II Berubah

Rabu, 28 Februari 2018 16:38 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih

Pembangunan MRT
Pembangunan MRT.
Foto : istimewa

Share this








Perubahan terjadi di sejumlah stasiun. Konsep ini dapat menekan pembiayaan.

JAKARTA - PT Mass Rappid Transit (MRT) Jakarta berencana merubah rancangan MRT Fase II (Bundaran HI - Kampung Bandan). Perubahan di antaranya terhadap tiga stasiun: Sawah Besar, Harmoni, dan Mangga Besar. Awalnya akan berada di bawah sungai, tetapi dipindahkan ke bawah Jalan Gajah Mada dengan konsep stasiun berdempet atau tingkat.

Demikian disampaikan Direktur Utama PT MRT Jakarta, Wiliam P. Sabandar saat menghadiri acara Forum Jurnalis dan Blogger MRT Jakarta di Bakoel Coffe, Cikini, Jakarta Pusat. 

“Jadi yang pertama yang akan menjadi pertimbangan kita adalah efektifitas pelaksanaan pekerjaan nantinya. Misalnya tadi, kenapa kita memutuskan untuk membuat berurut, yah karena kalau dibuat sisi kiri dan sisi kanan itu berarti akan menutup dua jalur jalan,” ujar William dilokasi, Selasa (27/2/2018).

Konsep itu akan memberikan beberapa keuntungan salah satunya dari segi pembiayaan. Selain itu, akan lebih memudahkan dalam segi pengerjaan konstruksinya. 

“Jadi dua jalur jalan akan terganggu plus dari sisi pembiayaan berarti kita harus membuat dua kali pekerjaan di kiri dan di kanan, entrance harus di kiri dan di kanan. Nah, dengan menyatukan di bawah satu jalur jalan di Gajah Mada khsusnya itu berarti konsentrasi pekerjaan akan ada hanya di jalur itu. Dari segi pembiayaan juga bisa lebih ditekan gitu,” bebernya. 

Selain stasiun tersebut, perubahan juga akan dilakukan di dua stasiun lainnya, yakni stasiun Glodok dan Stasiun Kota. Sementara tiga stasiun lainnya sementara ini tidak ada perubahan dan megacu rancangan awal. 

“Pada stasiun Glodok akan ada sedikir pergeseran ke arah Selatan akibat pergeseran kota tua. Alasannya adalah untuk menjaga jarak ideal antar stasiun. Sedangkan untuk stasiun kota akan berubah di jalan pintu besar di bawah median jalan yang sebelumnya di antara Stasiun KAI Kota dan Gedung BNI,” katanya. 

 

    -->