Selasa, 27 Februari 2018 17:15:00
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih
Rangkaian kereta MRT Jakarta
Tampilan eksterior dan interior kereta MRT Jakarta yang akan dikirim ke Jakarta. (foto: MRT Jakarta)
Foto : istimewa
 

JAKARTA - Proyek pengerjaan Mass Rappid Transit (MRT) Fase II (Bundaran HI - Kampung Bandan) masih terkendala masalah lahan. Prosesnya masih dalam pembicaraan dengan Pemprov DKI Jakarta dan PT KAI selaku pemilik Hak Guna Bangunan (HGB).

"Teknis memastikan bahwa semua pihak yang ada di Kampung Bandan ini bisa duduk bersama dan bisa melakukan kesepakatan dengan lahan seluas 6.5 Hektar di Depo Kampung Bandan. Nanti, dipastikan dibangun Depo. Dan kesepakatan itu sudah tercapai," ujar Willy di acara Forum Jurnalis dan Blogger MRT Jakarta di Bakoel Coffe, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (27/2/2018). 

Meski masih terkendala, Willy berharap masalah lahan  bisa selesai secepatnya. Terutama, kata dia, saat pengerjaan MRT Fase II dengan konsep underground section

"Memang beberapa titik, kita berharap sebelum proyek fase II dimulai seluruh lahan yang akan dilakui oleh MRT baik pada daerah stasiun maupun di depo itu sudah bisa kita bebaskan," lanjutnya.

Selain masalah lahan kata Willy yang menjadi perhatian dalam Fase II ialah masalah pemindahan penduduk yang tinggal di lahan tersebut. Yang pasti, mereka akan diberikan tempat yang lebih baik. 

"Yang kedua adalah bagaimana memindahkan masyarakat yang sudah ada disitu dan arahan dari pemrov DKI kemarin adalah memastikan masyarakat bisa dipindahkan dari tempat yang ada disekitar kawasan depo Kampung Bandan," pungkasnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda