Kamis, 22 Februari 2018 19:19:00
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih
Pemasangan box girder LRT Jakarta.
Pemasangan box girder LRT Jakarta.
Foto : istimewa
 

JAKARTA - Pasca insiden jatuhnya Pear Head proyek tol Bekasi, Cawang, Kampung Melayu (Becakayu), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menghentikan sementara pengerjaan konstruksi layang (elevated).

Sekretaris daerah (sekda) DKI Jakarta, Saefullah meminta agar ada pengecualian terhadap LRT Jakarta. Bahkan, ia bersikeras untuk tetap melakukan pengerjaan proyek. 

“Saya rasa hari ini kita belum dikoordinasikan, tapi kita akan minta tidak ada moratorium buat struktur di DKI Jakarta,” ujar Saefullah di Velodrome, Jakarta Timur, Kamis (22/2/2018). 

Terkait hal ini, Saefullah belum bisa menyebutkan jaminan apa yang Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta tawarkan untuk permintaan tersebut. Ia mengatakan saat ini Pemrov DKI masih menunggu undangan kementerian PUPR untuk membahas hal ini lebih lanjut. 

“Nanti mungkin kita akan koordinasikan. Kita masih menunggu diundang, nanti kita akan usul, supaya kita jalan terus, nanti kita lapor ke Pak Gubernur,” lanjutnya. 

Kementerian PUPR menyebut permintaan itu bisa saja dilakukan asalkan pihak terkait bisa memenuhi syarat. Selain itu, para kontraktor juga diharapkan lebih aktif untuk memberikan persyaratan tanpa harus menunggu undangan terlebih dahulu. 

“Tahu kalau bisa hari ini membawa kelengkapan yang diminta yah bisa saja. Ini persoalanannya lebih aktif dalam menyampaikan dokumen yang diminta. Jangan minta cepat saja. Tapi gimana aktifnya dia,” kata Direktur Jendaral Bina Konstruksi Kementrian PUPR di Gadung Kominfo, Jakarta Pusat, Kamis (22/2/2018). 

Sebagai informasi, untuk tetep bisa menjalankan proyek konstruksi kementerian PUPR menerapkan beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh para kontraktor diantaranya material, peralatan, sertifikasi pekerja, metodologi pengerjaan, SOP (Standart Operational Procedure), sampai SMK3 (Sistem Management Keselamatan dan Kesehatan Kerja), dan masih banyak lainnya. 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda