Minggu, 10 Juni 2018 14:48:00
Editor : Wahyu AH | Reporter : R Maulana Yusuf
Infrastruktur jalan.
Infrastruktur jalan sudah lebih baik dari tahun sebelumnya.
Foto : istimewa
 

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) optimistis  infrastruktur jalan dalam melayani arus mudik tahun 2018 lebih baik dari tahun 2017. Menteri PUPR  Basuki Hadimuljono menyatakan, secara umum kesiapan jalur mudik tahun 2018 di seluruh Indonesia lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

"Kami menyadari bahwa mudik sebagai real happiness masyarakat. Untuk itu, kami akan memberi pelayanan yang baik bagi pemudik agar mudik lebih cepat, lebih mudah, lebih aman dan nyaman. Keseluruhan jalan nasional yang mantap sudah lebih dari 90 persen," kata Menteri Basuki falam siaran tertulis kepada infonitas.com, minggu(10/6/2018).

Selain menyiapkan kondisi jalan dengan optimal untuk dapat dilalui pemudik dengan nyaman, Kementerian PUPR juga memberikan dukungan fasilitas sanitasi, seperti toilet umum di Rest Area/Tempat Istirahat (TI) jalan tol.

Pada masa libur Lebaran, tak jarang antrean panjang terlihat mengular di depan pintu masuk toilet umum, sehingga menjadi salah satu problematika yang dihadapi masyarakat ketika melakukan perjalanan mudik Lebaran. 

Pada arus mudik tahun 2018 Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya telah menyiagakan 26  mobil toilet (Mobile Toilet Unit/ MTU) tambahan. Ketersediaan toilet tambahan yang memiliki sanitasi memadai sangat dibutuhkan saat arus mudik, mengingat keterbatasan toilet yang ada di tempat peristirahatan tidak cukup untuk memfasilitasi seluruh pemudik.

"Berdasarkan pengalaman mudik tahun lalu, MTU dipadati oleh pemudik setiap menjelang waktu salat. MTU juga akan diprioritaskan bagi perempuan, mengingat antrian di toilet perempuan lebih panjang dibandingkan toilet laki-laki," katanya.

Jumlah tersebut, lanjutnya bertambah dari tahun 2017 di mana hanya tersedia 13 MTU. Untuk memberikan kenyamanan pemudik pada ruas tol fungsional disediakan 27 tempat istirahat sementara setiap 10-20 km dilengkapi fasilitas parkir kendaraan berkapasitas 250 mobil, mushala, dan tempat makan. 

"Kementerian PUPR menurunkan 70 petugas yang bekerja selama 24 jam secara bergantian. Termasuk saat hari raya Lebaran, para petugas tetap menjalankan tugasnya hingga tak bisa berlebaran bersama keluarga, terlebih pemudik yang berangkat setelah Salat Ied jumlahnya masih banyak," tutupnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda