Sabtu, 17 Maret 2018 10:05:00
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih
Uji coba flyover Bintaro Permai
Kepala Bidang Jembatan dan Jalan Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta Heru Suwondo bersama Camat Pesanggrahan Muh. Fadjar Churniawan meninjau kesiapan uji coba Slyover Bintaro Permai.
Foto : istimewa
 

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta meresmikan Flyover Bintaro kemarin, Jumat (16/3). Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Andri Yansyah menyebut keberadaan flyover bisa mengurangi kemacetan di lokasi hingga 50 persen. 

“Kalau untuk Bintaro diprediksi akan mengurangi kemacetan sekitar 50 persen, karena sudah tidak ada lagi perlintasan sebidang. Yang diatas lancar, yang dibawah lancar,” ujar Andri Yansyah. 

Senada dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang melakukan langsung peresmian. Anies menyebut hambatan yang biasa terjadi dari perlintasan sebidang kini berkurang dengan adanya Flyover Bintaro. 

“Makin sering kereta lewat, kondisi semakin macet. Kini, adanya fly over,  kereta api bisa lewat lebih banyak dan tidak ada dampaknya bagi lalu lintas. Kedua adalah soal keselamatan, karena lintasan ini tidak berseberangan langsung dengan lintasan kereta,” jelasnya. 

Selain flyover Bintaro, di lokasi yang sama, keduanya juga meresmikan flyover Cipiang lontar, Jakarta Timur. “Insya Allah yang Matraman akan selesai akhir Matet, kemudian yang Mampang insya Allah 7 April sudah operasional,” imbuhnya. 

Sebagai informasi, flyover Bintaro Permai ini memiliki panjang 391 meter dan lebar 9 meter. Menariknya, dinding pembatas flyover dibuat bernuansa budaya Betawi dengan motif gigi balang.

Tak hanya itu, penerangan jalan umum (PJU) yang berada di bawah di flyover juga dibuat bermotif dan tiang bawah struktur dihiasi lampu warna-warni. Lampu ini akan terang menerang saat malm hari seperti jembatan Simpang Susun Semanggi (SSS) yang berkonsep sama.  

Baca Juga

Berikan Komentar Anda