Jakarta > Pendidikan

Sudin Nakertrans Jaktim Gelar Pelatihan Tata Rias dan Perawatan

Jumat, 13 April 2018 10:57 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Ronald Tanoso

Pelatihan tata rias dan perawatan
Pelatihan tata rias dan perawatan oleh Suku Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Jakarta Timur. (foto: beritajakarta)
Foto : istimewa

Share this








Suku Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Nakertrans) Jakarta Timur mengadakan kegiatan pelatihan tata tias dan perawatan yang diikuti 32 peserta.

KLENDER - Suku Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Nakertrans) Jakarta Timur menggelar kegiatan pelatihan tata rias dan perawatan kepada puluhan warga yang ada di wilayah seputar Jakarta Timur, Kamis (12/4/2018).

Sebanyak 32 peserta mengikuti kegiatan yang digelar di Kantor Suku Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Nakertrans) Jakarta Timur. Para perserta tersebut dibagi dalam dua gelombang di mana masing-masing gelombang ini memiliki waktu latihan selama lima hari. Gelombang pertama digelar pada 9-13 April 2018 dan gelombang kedua akan dilakukan pada 23-27 April 2018.

Kepala Seksi Pelatihan dan Penempatan Sudin Nakertrans Jakarta Timur Rimbawanto mengatakan, program pelatihan ini merupakan program tahunan. Dalam pelatihan ini, mereka juga akan mendapatkan pembinaan langsung dari tim OK OCE. Karena mereka akan diciptakan untuk menjadi wirausaha baru.

Rimbawanto juga mengatakan bahwa setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta juga akan mendapatkan satu set peralatan rias. Seperti bedak, sisir, jepitan rambutan, cermin kecil, gunting dan sebagainya.

Rice Komala (22), salah seorang peserta mengaku sangat senang mengikuti pelatihan tata rias itu. Menurutnya kegiatan seperti ini sebagai ajang untuk menyalurkan hobinya yang gemar akan bidang tata rias. Dia berharap dengan mengikuti pelatihan ini bisa menjadi perias profesional.

"Iya seneng bisa ikut terlibat dalam pelatihan ini. Jadi saya jadi lebih detail lagi mempelajari tata rias dan segala macam perabotannya. Mudah-mudahan dari sini mimpi saya bisa jadi kenyataan," ujar warga Halim.