Jakarta > Pendidikan

Penerima KJP Meningkat, Djarot Minta Seleksi Diperketat

Selasa, 22 Agustus 2017 12:01 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Yatti Febriningsih

Djarot
Djarot Syaiful Hidayat.
Foto : istimewa

Share this








Djarot mengatakan, meski penerima KJP meningkat asalkan tepat sasaran Pemprov DKI sangat senang bisa membantu anak tidak putus sekolah.

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta seleksi penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) harus betul-betul diperketat, memenuhi syarat, dan ketentuan yang berlaku. Hal itu dilakukan karena permintaan KJP terus meningkat tiap tahunnya.

"Ada kriteria khusus untuk mendapat KJP, salah satunya mereka yang tidak mampu, tetapi kita lihat ada juga beberapa yang menyimpang, mereka mampu tapi dapat. Ini yang lagi kita sisir datanya," ujar Djarot di Balai Kota Jakarta, Selasa (22/8/2017).

Selain itu, Pemprov DKI juga akan kembali melihat data – data soal pelanggaran yang terjadi dalam kepemilikan KJP.  Untuk medeteksi hal tersebut pihaknya akan menggunakan sistem Big Data yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi (Pemrov).

"Karena kita juga mendapatkan data pelanggaran. Dinas Pendidikan saya juga minta investigasi, itu mereka ngambil tunai di beberapa toko tertentu, tokonya sudah kita data. Kemudian siapa yang ngambil ada datanya. Sekali lagi kita memanfaatkan yang namanya big data kita. Akan kita verifikasi lagi," terangnya.

Meski demikian, Djarot menyambut baik meningkatnya penerima KJP di Jakarta.  Sebab, Pemprov DKI bisa membantu anak bangsa agar tidak putus sekolah.

"Tapi bagi kami adalah semakin banyak dan itu semakin tepat sasaran, maka itu akan membantu mereka tidak putus sekolah,” tuturnya.