Senin, 04 Juni 2018 10:31:00
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih
Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Isnawa Adji.
Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Isnawa Adji.
Foto : Yatti Febriningsih
 

JAKARTA - Pengadaan tong sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menjdi viral di media sosial. Pasalnya, Dinas LH membeli tong sampah buatan Jerman dengan total anggaran Rp 9,6 miliar untuk 2.600 tempat sampah.

Menanggapi itu, Kepala Dinas LH DKI Jakarta Isnawa Adji menjawab alasan untuk total nilai anggaran itu. Di sini, Isnawa mengklaim angka Rp 9.6 Milliar justru lebih murah dibanding harga toko online. 

"Toko online ini malah lebih mahal. Di sana bisa Rp 4,4 juta untuk satuannya dan itu buatan China yang belum bersertifikasi," ujar Adji ketika dihubungi wartawan, Senin (4/6/2018).

Isnawa menjelaskan, untuk tong sampah buatan Jerman hanya dipatok sekitar Rp 3,6 juta per unit. Tong sampah juga sudah berstandar internasional.

Adapun soal anggaran, Adji menyebut masuk ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2018. Untuk Dinas yang dikelolanya, Pemrov DKI sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 12,5 miliar.

Meski sudah disiapkan anggaran dengan humlah yang besar, Isnawa menegaskan jika pihaknya belum tentu akan membayar Rp 9,6 miliar. Sebab, kata dia pembayaran akan disesuaikan demgan jumlah barang yang diterima. 

“Jadi kalau sampai batas yang ditentukan ternyata pengadaannya hanya Rp 8 miliar, ya segitu yang akan kita bayar," pungkasnya. 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda